Jakarta, Jurnalpublik.com – Dokter Ani Hasibuan, masih menunggu sidang perkara di PN Jakarta Pusat terkait laporannya terhadap portal berita onlineTamsh-news.com.

Sebelumnya, dalam portal beritanya, tamsh-news.com, mengunggah sebuah berita dengan judul “dr. Ani Hasibuan SpS: Pembantaian Pemilu, Gugurnya 573 KPPS. Ditemukan Senyawa Kimia Pemusnah Massal.”

Sedangkan dokter Ani Hasibuan sendiri membantah pernah diwawancarai tamsh-news.com.  Dokter Ani Hasibuan juga membantah pernah menyebut penyebab kematian KPPS di Pilpres 2019 adalah racun.

Menurut kuasa hukum dokter Ani Hasibuan, Slamet, saat ini dokter Ani Hasibuan dan kuasa hukumnya sedang mendorong untuk segera diproses laporan bu Ani terhadap portal www.thams-news.com yang sudah dalam proses penyelidikan di polda metro.

“Justru kita sedang mendorong untuk segera diproses laporan bu Ani terhadap portal www.thams-news.com yang sudah dalam proses penyelidikan di polda metro,” kata Slamet.

Slamet juga menyampaikan, sampai saat ini Ada 200 berkas perkara sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

“Ada 200-an berkas perkara sudah dilimpahkan ke kejaksaan,” tutur Slamet.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.