Mahasiswa asal Patani berpakaian adat Melayu Patani pada perayaan Idul Fitri 1440 H di Indonesia.

Jakarta, Jurnalpublik.com – Mahasiswa asal Patani (Thailand Selatan) yang bergabung dalam organisasi Himpunan Pelajar Patani di Indonesia (HIPPI) menyambut lebaran Idul Fitri 1440 di Indonesia dengan pakaian kebudayaan melayu Patani, lebaran kali ini di selenggarakan di lapangan bola Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia, pada Rabu 06 Juni 2019.

HIPPI adalah organisasi kemahasiswaan dan berorientasi kemasyarakatan bagi umat melayu Patani, dan HIPPI merupakan wadah perkumpulan pelajar yang datang dari Patani, yaitu “Profensi Patani, Yala, Narathiwat dan sebagian dari Sengkla”.

Kebudayaan melayu Patani adalah salah satu budaya yang telah lahir pada zaman dahulu, atau sesiapa yang memakai ciri hidup bangsa yang telah diamalkan oleh bangsa Melayu Patani di tanah tumpah darah dari turun temurun, dari generasi ke generasi dan seterusnya kepada anak cucu yang akan datang dengan meliputi sistem susila, agama, ekonomi, politik, adat rasmi, sikap dan nilai-nilai bangsa.

Kebudayaan Melayu Patani perlu dipelajari oleh generasi anak bangsa sendiri dengan mendalam dan terperinci. Oleh itu, tujuan untuk membina khazanah permulaan budaya yang diamalkan oleh bangsa terdahulu, semenjak zaman Kerajaan Melayu Langkasuka dan berkembang menjadi cara hidup dan nilai jati diri Bangsa Melayu Patani hingga hari ini.

Maka dari itu, kebudayaan Melayu Patani sangat penting, karena generasi anak Patani saat ini menyadari indentitasnya, kebudayaannya untuk menentukan diantara kebudayaan bangsa sendiri dan kebudayaan bangsa asing, mengenai dengan jati diri adalah sebagai salah satu bangsa yang menghargai hak bangsa lain bukan menjadi penjajah yang menginjak hak asasi bangsa lain.

Oleh karena itu, pemakaian pakaian adat budaya Melayu Patani sudah menjadi kebiasaan selama ini, setiap tahun dalam menyambut hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha dan hari-hari yang kemenangan erat berhubungan solidaritas dengan perayaan islam, maupun bangsa melayu Patani itu sendiri tetap ekspresi bersama demi mempertahankan jati diri sebuah bangsa.

Penulis : Zulkifli bin Ahmad, mahasiswa asal Patani (Thailand Selatan) yang sedang kuliah di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.