Lies Sungkharisma

Satu per satu pendukung Prabowo-Sandi mendapat tuduhan makar dan harus diamankan polisi, kali ini menimpa Lieus Sungkharisma yang mengharuskannya dijemput oleh kepolisian di kediamannya pada jam 09 Wib, (Senin 20/Mei).

“Lieus benar dijemput, tadi pagi jam 9 di rumahnya,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, saat dikonfirmasi wartawan.

Lieus diketahui dilaporkan seseorang bernama Eman Soleman. Laporan untuk Lieus Sungkharisma diterima oleh Bareskrim Polri bernomor STTL/296/V/2019/Bareskrim.

Dalam laporan itu, Lieus disangka melanggar Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Tindak Pidana Penyebaran Berita Bohong atau Hoaks, dan Pasal 107 jo Pasal 110 Jo Pasal 87 dan atau Pasal 163 jo Pasal 107 Undang Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Ancaman terhadap Keamanan Negara atau Makar.

Saat ini Lieus Sungkharisma telah dibawa dan diamankan di Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum.

“Sekarang sudah dibawa ke Polda Metro oleh penyidik,” kata Dedi.

Tangan diborgol

Atas tuduhan makar, Aktivis Lieus Sungkharisma ditangkap dan dibawa ke Polda Metro Jaya dengan tangan terborgol.

Dia ditangkap di rumahnya jl Keadilan, Jakarta Barat sekitar pukul 09 dan tiba di Polda Metro Jawa pukul 10:14 Wib.

“Ini apa ini aduh dituduhnya makar,” kata Lieus merespon sejumlah media.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan bahwa pihaknya sudah menangkap Lieus.

Lieus diketahui dilaporkan seseorang bernama Eman Soleman ke Bareskrim Polri dan dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

“Iya betul yang bersangkutan diamankan tadi pagi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Senin (20/5). (Aktual)

Tinggalkan Komentar