Mantan Kepala BIN Hendropriyono akan pinjamkan anjing-anjingnya kepada aparat keamanan jika aksi 22 Mei nanti benar-benar terjadi dan aksi berlangsung brutal.

Menurutnya, anjing-anjing itu dimilikinya secara pribadi yang bisa dipinjamkan kepada aparat jika dibutuhkan.

“Anjing itu saya punya pribadi. Turun kalau perlu. Habis untuk apa? Saya tidak mau kasih tahu. Kalau diperlukan mengatasi brutal itu,” ujar Hendropriyono seusai acara Musyawarah Besar Kaum Muda Indonesia di Gedung Djoeang 48, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Ahad (19/5/2019).

Saat ini ia mempunyai 152 ekor anjing peliharaan yang gigitannya sangat kuat dan sulit dilepas.

“Bisa diuji. Kalau dia nyerang, dia gigit tidak akan lepas. Saudara-saudara tahu kan kalau dijilat anjing saja najis, apalagi kalau digigit tidak dilepas-lepas. Sampai kulit Anda itu dibawa pergi baru dilepas. Saya punya semuanya 152 ekor,” tambahnya sambil menunjukkan anjing-anjingnya.

Akan tetapi dari semua anjing yang ia miliki, ia hanya bersedia untuk meminjamkan sebagiannya saja.

“Tidak semualah. Buat jaga rumah saya dong, masa rumah saya nggak ada yang jaga. Seperti ini saya kasih contoh, saya kalau nanti polisi nurunin anjing masihmikir kan, mikir nanti bagaimana salah. Saya kan rakyat,” ujarnya.

Pihaknya menyatakan tidak mau tinggal diam terhadap persoalan ini.

Tinggalkan Komentar