Prabowo

Jakarta, Jurnalpublik.com – Anda mungkin tercengang dengan nilai dana kampanye yang dikeluarkan oleh kedua kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden pemilihan umum 2019.

Dana kampanye yang katanya merupakan pesta rakyat tersebut mencapai ratusan miliar rupiah.

Berikut temuan investigasi KOPI (Komunitas Pemerhati Indonesia).

Dalam LPSDK Paslon No. Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Slahuddin Uno, melaporkan total dana Kampanye sebesar Rp54.050.911.562. Dana tersebut bersumber dari Sumbangan masing-masing Paslon, Parpol pengusung, Perseorangan, Kelompok, serta Badan Usaha.

Sandiaga Salahuddin Uno menyumbangkan dana sebesar Rp39.500.000.000 dan Prabowo Subianto menyumbangkan sebesar Rp13.055.906.062. Total dana yang disumbangkan dari kedua Paslon sebesar Rp52.555.906.062.

Dalam laporan awal, Partai pengusung yang tercatat menyumbang dana untuk Paslon 02 hanya Gerindera senilai Rp1.389.942.500. Dana yang diperoleh dari perorangan senilai Rp56.192.500. Dana yang diperoleh dari kelompok sebesar Rp48.870.500. Secara keseluruhan dana awal yang diperoleh Paslon no 02 sebesar  Rp54.050.911.562.

Total dana Kampanye yang berhasil dikumpulkan dan dilaporkan Paslon No.02 sampai bulan Maret 2019 sebesar Rp 191,5 miliar. Dana tersebut terdiri dari :
1. Sumbangan yang diberikan Sandiaga mencapai Rp116 miliar atau 61 persen dari angka keseluruhan dana kampanye
2. Sedangkan Prabowo Subianto sumbangan Rp71,4 miliar atau 34 persen dari total keseluruhan.
3. Sementara Partai Gerindra menyumbang sebesar Rp1,3 miliar.
4. Sumbangan perorangan yang mencapai Rp598 juta dan sumbangan kelompok sebesar Rp701 juta.
5. Adapun dana yang sudah dihabiskan oleh paslon 02 sampai bulan maret 2019 Sebesar Rp149,6 miliar.
6. Padahal dari pernyataan Sandiaga Salahuddin Uno, total biaya kampanye yang sudah dihabiskan dari uang pribadinya sebesar USD 100 juta atau setara Rp 1,4 triliun (kurs Rp 4000).

Pernyataan Sandiaga tentang total dana kampanye yang dihabiskan sebesar USD 100 juta atau setara Rp 1,4 triliun ada benarnya juga, hal ini dibuktikan dengan hasil investigasi KOPI. Dengan catatan sebagai berikut:

Sandiaga Salahuddin Uno diketahui memiliki 6 rekening Bank Permata, yaitu :
1. Bank Permata No Rek 00311191*** atas nama SANDIAGA SALAHUDDIN UNO
2. Bank Permata no Rek 094342926 *** atas nama SANDIAGA SALAHUDDIN UNO
3. Bank Permata No Rek 09806485 *** atas nama SANDIAGA SALAHUDDIN UNO
4. Bank permata No Rek 00311191 *** atas nama SANDIAGA SALAHUDDIN UNO
5. Bank Permata USD 00902131 *** atas nama SANDIAGA SALAHUDDIN UNO
6. Bank Permata USD 09434292 *** atas nama SANDIAGA SALAHUDDIN UNO

Berdasarkan Penelusuran KOPI, diduga kuat terdapat aliran dana yang signifikan pada rekening Sandiaga yang bersumber dari  beberapa perusahaan asing. Yakni, Uno Capital Holdings INC Ace Power Investment Limited Reksadana Schoroder USD Bound Found dan ini terjadi menjelang Pilpres. Berikut kami jabarkan detailnya:

Bersumber dari 1/Uno Capital Holdings INC pada tanggal 28 Agustus 2018 sebanyak 1 kali transaksi dengan nilai USD3.555.000 equivalen Rp51.981.210.000 dengan keterangan transaksi “external investment itt180804***” dari Bank LGT Bank Singapore LTD. Diduga, Uno Capital Holding dimiliki Sandiaga Salahuddin Uno, Asia Abdul Aziz dan Attica finance Ltd.

Dari Ace Power Investment Limited pada tanggal 20 Juli 2018 sebanyak 1 kali, dengan nilai transaksi sebesar Rp1.216.320.000.000 Dari reksandana Schroder USD Bond Found pada tanggal 31 oktober dan 15 November 2018 sebanyak 2 kali transaksi sejumlah USD14.990.396,23 Equivalen Rp227.768.709.408,90 PT Schroder Investment Management Indonesia merupakan perusahaan manajer investasi yang 99 % sahamnya dimiliki oleh grup Schroders yang berpusat di Inggris.

Total dugaan aliran dana asing yang masuk ke rekening Sandi sebesar Rp276.249.984.262 atau setara USD 18.557.147. Aliran dana asing ini masuk ke rek pribadi Sandiaga Salahuddin Uno dan diduga telah mengalir ke sejumlah rekening “yang diduga sebagai dana kampanye”.

Tinggalkan Komentar