Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi (kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berjabat tangan seusai mengikuti debat capres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu, 17 Februari 2019. ANTARA

Jurnalpublik.com – Pemilu legislatif, perwakilan daerah sekaligus presiden yang akan dilaksanakan serentak tanggal 17 April 2019 tinggal menghitung hari. Berbagai lembaga survei banyak yang merilis hasil sigi tentang elektabilitas kedua pasangan calon di pilpres 2019. Dalam berbagai hasil sigi itu, pasangan calon Joko Widodo atau Jokowi dan Ma’ruf Amin memang selalu lebih unggul daripada pasangan Prabowo – Sandiaga Uno.

“Jika dibandingkan dengan survei sebelumnya elektabilitas pasangan Jokowi – Amin mengalami penurunan 3,4%, sedangkan pasangan Prabowo-Sandi sebaliknya mengalami kenaikan 4,7%,” ujar peneliti Litbang Kompas, Bambang Setiawan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia Anas RA mengatakan trend elektabilitas Prabowo – Sandi naik jelang masa pencoblosan namun sulit melampui keterpilihan Jokowi – Amin hingga 17 april mendatang.

Hal tersebut diperkuat oleh data Charta Politika. “Tingginya keterpilihan jokowi karna kepuasan masyarakat atas pemerintahan Jokowi,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya.

Sedangkan rilis hasil survei SMRC melalui Direktur Eksekutif Djayadi Hanan, menjelaskan elektabilitas Jokowi – Amin mengalami kenaikan sedangkan, Prabowo – Sandi juga mengalami kenaikan.

Berikut hasil sigi lima lembaga survei yang berhasil dihimpun Jurnalpublik:

  1. Litbang Kompas

Hasil survei Litbang Kompas yang dilakukan anggal 22 Februari – 5 Maret 2019 menunjukan elektabilitas pasangan Jokowi – Amin 49,2 persen sedangkan Prabowo-Sandi : 37,4 persen, disamping itu responden yang merahasiakan pilihan sebesar 13,4 persen dengan selisih 11,8 persen.

  1. Charta Politika

Tingginya elektabilitas pasangan Jokowi – Amin menurut Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya adalah disebabkan kepuasan masyarakat atas pemerintahan Jokowi dengan raihan suara sebesar 53,6 %. Sedangkan pasangan Prabowo – Sandi meraih suara 35,4 % dengan selisih 18,2 % pada hasil survei yang dilakukan tanggal 1 – 9 Maret 2019 tersebut.

  1. SMRC

Pasangan Jokowi -Ma’ruf dan pasangan Prabowo – Sandi sama – sama mengalami kenaikan suara seperti yang dilansir oleh lembaga SMRC. Pasangan nomor 1 Jokowi – Ma’ruf mendapat suara 57,6 % sedangan pasangan nomor 2 sebesar 31,8 % dengan responden yang masih merahasiakan sebesar 10,6 % dengan selisih 25,8 %. Survei ini dilaksanakan tanggal 24 Februari – 5 Maret 2019.

  1. Fixpoll Indonesia

Trend elektabilitas pasangan Prabowo – Sandi naik jelang pemilihan, “Namun sulit melampaui keterpilihan pasangan Jokowi – Ma’ruf hingga 17 April mendatang,” ujar Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia.

Survei yang dilaksanakan tanggal 3 – 11 Maret 2019 ini menghasilkan raihan suara pasangan Jokowi – Ma’ruf sebesar 50,6 %, sedangkan pasangan Prabowo Sandi sebesar 39,1 %. Responden yang merahasiakan sebesar 10,4 % dengan selisih 11,5 %.

  1. Indobarometer

Hasil survei yang dilakukan Indobarometer tanggal 6 – 12 Februari 2019 menjelaskan pasangan Jokowi – Ma’ruf mendapat suara sebesar 50,2 %, sedangkan pasangan Prabowo – Sandi sebesar 28,9 %. Sebanyak 20,9 % menyatakan belum menentukan pilihan dengan selisih 21,3 %.

Tinggalkan Komentar