Peristiwa penembakan yang terjadi di dua masjid di Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) pagi waktu Indonesia menyisakan luka yang mendalam tidak hanya kepada korban, tetapi juga seluruh kaum muslimin di seluruh dunia. Peristiwa tersebut terjadi di di masjid Linwood Avenue dan Masjid An-noor di Deans Avenue yang Keduanya berada di wilayah Christchurch.
Ketua umum KAMMI Pusat, Irfan Ahmad Fauzi mengatakan bahwa perbuatan tersebut adalah perbuatan yang sangat biadab. Apalagi dari berita yang tersebar, para pelaku adalah orang yang sangat anti terhadap islam. Ia juga menambahkan bahwa perbuatan tersebut dapat membahayakan kedamaian antar sesama pemeluk agama.
Dilansir dari Washington Post, ada 48 orang tewas dari insiden tersebut. Hal yang paling memilukan adalah penembakan tersebut disiarkan secara langsung.
“Ini kejadian yang sangat memalukan dalam sejarah Selandia Baru, sangat disayangkan pemerintah Selandia Baru tidak bisa mendeteksi aksi terorisme yang nampaknya sangat terencana ini” ungkap Gus Ibad, ketua Bidang Hubungan Luar Negeri KAMMI.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Selandia Baru harus menghukum mati pelaku pembantaian berikut oknum-oknum dibelakangnya, sehingga tidak ada lagi orang yang meniru tindakan biadab ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.