Bogor, Jurnalpublik.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menerjunkan Tim Layanan Aktif untuk membantu korban kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL) ke lokasi kejadian di Kebon Pedes, Kota Bogor pada Minggu (10/3) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepala Layanan Aktif BAZNAS (LAB), Iskandar mengatakan, tim LAB langsung terjun ke lokasi menurunkan sejumlah personil tim evakuasi dan menyediakan satu unit layanan ambulans.

“BAZNAS turun memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menjadi korban, saat ini ambulans dari BAZNAS sudah bersiaga di lokasi, data korban sementara adalah tujuh orang mengalami luka-luka,” katanya

Iskandar mengatakan, selain Layanan Aktif BAZNAS (LAB) saat ini tim dari beberapa lembaga yang sudah turun ke lokasi adalah Tagana, PMI, Koramil, Basarnas, tim Rescue Commuterline, dan Kepolisian setempat.

“Bantuan yang saat ini dibutuhkan adalah logistik makanan dan minuman untuk tim evakuasi, juga bagi para korban. BAZNAS akan melakukan _assessment_ bantuan bagi masyarakat yang menjadi korban,” katanya.

Tim LAB selalu siaga melayani kebutuhan darurat mustahik dan mereka yang membutuhkan pertolongan selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu, tak terkecuali pada hari libur.

Selain membantu di lokasi kejadian, BAZNAS juga menyediakan transportasi dari Bogor menuju Jakarta atau arah sebaliknya, bagi masyarakat yang kesulitan untuk melakukan aktivitasnya akibat terganggunya jadwal KRL hari ini.

Direktur Utama BAZNAS, Arifin Purwakananta mengatakan, layanan ini khususnya ditujukan kepada masyarakat kurang mampu yang harus mengeluarkan biaya lebih mahal jika menggunakan moda transportasi selain KRL.

“BAZNAS melayani masyarakat pengguna KRL agar tetap produktif meskipun ada kendala perjalanan hari ini. Tim Layanan Aktif BAZNAS (LAB) telah berada di lokasi untuk memberikan bantuan kepada para korban serta bersiaga untuk mengantarkan masyarakat ke tempat tujuan,” katanya.[]

Tinggalkan Komentar