Jakarta, Jurnalpublik.com – Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso bersama Menkeu Sri Mulyani, Gubernur BI Perry Warjiyo dan Anggota Dewan Komisioner LPS Destry Damayanti menjadi pembicara pada forum CNBC Indonesia Economic Outlook di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla yang memberikan keynote speech pada forum yang bertemakan “Prospek Ekonomi Indonesia di Tahun Politik.”

Ketua Dewan Komisioner OJK memaparkan tantangan tahun 2019 yang dihadapi oleh Industri Jasa Keuangan, yaitu: Perlambatan ekonomi global yang berpeluang menekan harga komoditas. Current Account Deficit (CAD). Pasar keuangan (terutama Pasar Modal) yang masih dangkal. Daya saing, peran dan efisiensi lembaga keuangan yang harus ditingkatkan. Masih rendahnya literasi dan akses keuangan masyarakat dan Revolusi Financial Industri 4.0, yaitu tantangan perkembangan Otomasi, Digitalisasi dan Fintech yang Pesat.

Dalam merespons tantangan tahun 2019, OJK telah menyiapkan berbagai macam kebijakan, antara lain: (1) Memperbesar alternatif pembiayaan jangka menengah dan panjang dari Pasar Modal untuk sektor infrastruktur; (2) Mendorong lembaga jasa keuangan meningkatkan kontribusi pembiayaan kepada sektor prioritas, seperti industri berorientasi ekspor, pariwisata dan perumahan; (3) Memperluas penyediaan akses keuangan bagi UMKM & masyarakat kecil di daerah terpencil; dan (4) Mendorong inovasi industri jasa keuangan dalam menghadapi revolusi industri 4.0, termasuk meningkatkan literasi masyarakat terhadap Fintech dan memperkuat penegakan hukum bagi start-up fintech ilegal yang merugikan.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.