Jakarta, Jurnalpublik.com – Setelah salinan putusan dari Mahkamah Agung tentang ditolaknya Kasasi para pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diterima oleh Tim Kuasa Hukum Fahri Hamzah, maka selanjutnya para pimpinan PKS, sebagai pihak yang kalah, diberikan waktu sepekan untuk melaksanakan putusan pengadilan dengan sukarela.

Tim kuasa hukum Fahri Hamzah, Slamet (9/1/2019), menyatakan bahwa sepekan ke depan adalah waktu yang diberikan kepada para pimpinan PKS untuk menjalankan putusan secara sukarela.

“Sepekan ke depan adalah waktu yang kita beri kepada para pimpinan PKS untuk menjalankan putusan secara serta merta, suka rela,” tutur Slamet.

Terkait tanggapan kuasa hukum para pimpinan PKS yang akan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) terhadap putusan MA tersebut, Slamet, menyampaikan bahwa Peninjauan Kembali tidak menghalangi pelaksanaan putusan.

“PK tidak menghalangi pelaksanaan putusan, silakan para petinggi PKS PK, eksekusi jalan terus,” kata Slamet.

Tim Kuasa Hukum Fahri Hamzah, Mujahid A. Latief, juga menyatakan hal yang sama terkait Peninjaun Kembali yang akan diajukan para petinggi PKS.

“Jangan lupa pengajuan PK tidak menghalangi pelaksanaan eksekusi, itu aturannya. Karena putusan ini bersifat final and binding, berkekuatan hukum tetap,” tutur Mujahid.[]

Tinggalkan Komentar