Muhammad Faiz Rozi saat bersilaturahmi dengan warga Cikarang Timur

Jurnalpublik.com – Ketua DPP Partai Garuda sekaligus Calon Anggota DPR RI Dapil Jabar VII (Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purawakarta) Nomor Urut 1, Muhammad Faiz Rozi bersama Partai Garuda berkomitmen meninjau ulang regulasi alih fungsi lahan pertanian. Ia menilai banyaknya perubahan lahan pertanian dan perkebunan menjadi lahan industri atau perumahan turut andil dalam inflasi harga pangan.

“Lahan yang menunjang kebutuhan pokok kita semakin lama semakin berkurang. Ini tidak boleh kita biarkan, nanti akan kita benahi regulasi yang mengatur,” ungkap Kang Faiz sapaan karibnya, Minggu (16/12/2018) saat bersilaturahmi dengan warga Cikarang Timur.

“Sadar atau tidak pengurangan lahan produktif bahan pangan dapat menyebabkan meningkatnya harga pangan di masyarakat,” imbuhnya.

Upaya tersebut diharapkan Kang Faiz mampu meminimalisir alih lahan tani secara sporadis menjadi properti. Menurutnya, perubahan lahan pertanian dan perkebunan dapat mengurangi produktifitas para petani.

“Petani kita jika tidak punya lahan mau bertani dimana? Jika seperti itu produktifitas dan pasokan ketahanan pangan kita akan terganggu,” tuturnya.

Disamping itu, ia mengatakan jika negara kekurangan pasokan bahan pangan mau tidak mau dilakukan impor dari negara lain. Faiz menilai dengan tanah subur yang dimiliki oleh Indonesia seharusnya negara menjadi pemain ekspor bukan impor.

“Negara harus memiliki pasokan bahan pangan yang kuat untuk menghindarkan impor barang agar harga barang tidak terus menerus naik dan memberatkan masyarakat,” ujarnya.

“Maka dari itu kita harus jaga lahan lahan produktif kita dari pembangunan yang tidak mendukung ketahanan pangan kita,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar