Komunitas Jurnalis Berhijab(KJB) Indonesia, kembali mengadakan sharing session dengan tema “Wanita : Karir Atau Ibu Rumah Tangga?” yang diselenggarakan di Kantorkuu, City Walk Sudirman. KJB yang beranggotakan para jurnalis perempuan berhijab  di seluruh Indonesia ini sengaja mengangkat tema tersebut karena saat ini perempuan bebas memilih jalan hidupnya.  Menentukan pilihan  apakah memilih berkarir atau mengurus keluarga. Terutama para jurnalis berhijab yang masih menekuni karir mereka sebagai jurnalis meski telah berkeluarga dan memiliki anak.
Ketua Komunitas Jurnalis Berhijab Indonesia, Nikmatus Sholikah mengungkapkan alasan tema tersebut diangkat karena hampir setiap perempuan yang nantinya akan menikah memiliki kegalauan terhadap pilihan, tetap berkarir atau menjadi ibu rumah sepenuhnya nantinya.
” Kenapa memilih tema ini menjadi bahan diskusi karena tema ini banyak dirasakan oleh perempuan. Banyak dipikirkan apakah nantinya mereka akan berkarir atau mengurus keluarga?. Nah, lewat sharing session ini mereka jadi tahu bagaimana membagi waktu dengan keluarga tanpa harus meninggalkan profesinya sebagai wanita karir ,” ungkap Nikmah saat acara Sharing Session ” Wanita: Berkarir atau Ibu rumah tangga?” pada Sabtu, 15 Desember 2018 di Kantorkuu, City Walk Sudirman.
Komunitas Jurnalis Berhijab merupakan organisasi yang beranggotakan para jurnalis muslimah yang berhijab mulai dari media TV, cetak, on-line, radio yang berpusat di Jakarta. KJB juga sering melakukan diskusi tentang jurnalsitik dan mengangkat tentang isu perempuan seperti diskusi hari ini yang sangat meriah dan memberikan manfaat kepada para jurnalis yang telah berkeluarga dan masih bingung apakah lanjut berkarir atau menjadi ibu rumah tangga seutuhnya.
Salah satunya yang menjadi pembicara pada sharing session “Wanita: Berkarir atau Ibu rumah tangga?” adalah seorang jurnalis yanng menjabat sebagai redaktur pelaksana Majalah Farah yaitu ibu Ovi Sofianur. Wanita yang telah 13 tahun bergelut dengan dunia Jurnalis mengatakan seorang perempuan yang telah berkeluarga sangat boleh untuk berkarir. Namun harus ada beberapa batasan yang enggak boleh dilakukan seperti jangan terlalu mengutamakan pekerjaan. Seorang wanita karir harus tahu porsi dimana ia harus bekerja dan saat ia sedang berkewajiban sebagai seorang ibu.
” Perempuan berkarir boleh aja, tapi harus mengerti batasannya, kalau dirumah seminim mungkin kita jangan mengurus pekerjaan, jauhkan gadget dari tangan kita. Tidak hanya anak yang memiliki gadget time, ibunya pun harus membuat gadget time nya sendiri, agar bisa fokus mengurus keluarga ketika dirumah. Jangan sedikit-sedikit buka handphone, cek whatsapp, cek sosial media,” kata Ovi yang merupakan ibu tiga orang anak tersebut.
Selain Ovi, Ariesta Wahyu yang juga seorang jurnalis di Trans TV sekaligus enterpreneur mengatakan seorang perempuan yang memutuskan untuk berkarir yang paling utama itu komunikasikan sebaik mungkin dengan pasangan.
“Harus komunikasi dengan pasangan jika seorang perempuan untuk berkarir, dan memberikan pemahaman mengenai profesi kita. Misalnya kita sebagai jurnalis yang notabennya berbeda dengan profesi lainnya yang memiliki waktu teratur,” kata Ariesta.
Ia juga mengungkapkan management waktu sangat penting untuk keluarga.” Saya sebisa mungkin untuk pintar-pintar mengatur waktu, sebisa mungkin sebelum bekerja urusan anak harus sudah beres dulu.”
Selain acara sharing session mengenai Wanita: Berkarir atau Ibu rumah tangga?” , Salah satu brand skincare Allyoung Muslima juga berbagi betapa pentingnya menjaga kesehatan kulit untuk investasi jangka panjang dalam sesi sharing “Skincare : Investasi Jangka Panjang”. Seperti yang kita tahu, kini skincare semakin diminati oleh perempuan di Indonesia. Namun apakah skincare tersebut baik dan aman untuk kulit kita atau tidak, banyak yang tidak memperhatikan hal itu.
Untuk itu, Allyoung Muslima mengajak para perempuan Indonesia untuk lebih peduli terhadap kulit wajah dengan memperhatikan kandungan baik apa yang tergandung di skincare yang dipakai. Allyoung Muslimah merupakan komunitas beauty yang diperuntukan bagi para perempuan Muslim di seluruh duniai-pada umumnya, dan Indonesia-pada khususnya, dibawah garapan Allyoung Indonesia-Allyoung International Group, yang merupakan beauty e-commerce yang sudah tersebar di lebih dari lima negara di ASEAN.
Allyoung Muslima dibentuk karena melihat banyaknya perempuan muslim yang memilki antusias tinggi terhadap skincare dan make-up. Dengan harapan dapat menjadi media berbagi dan menginspirasi perempuan lainnya dalam hal perawatan wajah.

Tinggalkan Komentar