Yogyakarta, Jurnalpublik.com – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Budi Hanoto, menyerahkan sertifikat halal kepada 10 UMKM binaan Bank Indonesia DIY. Acara Grebeg UMKM DIY Tahun 2018 ini berlangsung di Gedung Mandala Bhakti Wanitatama (23/11/2018).

Sertifikat halal sudah menjadi tuntutan dan sekaligus kebutuhan bagi pelaku UMKM. Selain menjamin keamanan dan kehalalan suatu produk, sertifikat halal akan memberi nilai tambah dan memperluas jaringan pasar dari sebuah produk yang mampu meningkatkan daya saing.

Di tahun 2018, dengan mengusung konsep ‘naik kelas’, Grebeg UMKM DIY Tahun 2018 kembali digelar dengan tema, “Jogja Sambut Bandara Baru : Menembus Pasar Dunia Tanpa Batas. Mendorong UMKM agar berbasis E-commerce, Digital Marketing & Halal Life Style.”

Kegiatan Grebeg UMKM Tahun 2018 didesain sedemikian rupa sehingga peserta bisa memperoleh manfaat yang lebih banyak lagi dibandingkan dengan kegiatan sebelumnya.

Ke depan, diharapkan UMKM DIY lebih siap menjawab tantangan dan peluang dari perubahan bisnis di era digital. UMKM DIY harus siap beradaptasi dengan trend halal lifestyle dan mandatory Undang-Undang Jaminan Produk Halal pada tahun 2019. UMKM DIY harus “naik kelas” untuk mendukung Sektor Pariwisata DIY dengan hadirnya New Yogyakarta Internasional Airport.

Dari total sebanyak 161 peserta, telah terpilih 49 produk UMKM yang hari ini ditampilkan sebagai peserta pameran UMKM. Hadir juga 16 UMKM mitra kerja Bank Indonesia Yogyakarta yang turut memeriahkan pameran tersebut. Sehingga total sebanyak 65 UMKM.[]

Tinggalkan Komentar