Mesut Ozil dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan
Jakarta, Jurnalpublik.com -Mesut Ozil mengonfirmasi dirinya akan pensiun dari tim nasional sepakbola Jerman. Kekecewaan terhadap Federasi Sepakbola Jerman menjadi penyebab Ozil memutuskan untuk pensiun dari tim berjuluk Die Mannschact tersebut.
Ozil merasa tak senang dengan aksi DFB yang berlebihan dalam menyikapi insiden ketika ia bertemu dengan Presiden Turki, Erdogan sebelum Piala Dunia 2018 yang dianggap mengganggu performanya dan sebagai penyebab tersingkirnya Jerman di fase grup Piala Dunia.
Dalam bagian terakhir dari tiga pernyataan sikapnya melalui twitter, gelandang serang berusia 29 tahun tersebut mencuitkan jika tak lagi melanjutkan kiprah di pentas internasional bersama timnas Jerman.

“Dengan berat hati dan banyak pertimbangan atas kejadian belakangan ini, saya tak akan lagi bermain untuk Jerman di level internasional selagi saya merasakan rasisme dan sikap tidak hormat,” tulis Ozil.

“Saya telah mengenakan kostum Jerman dengan penuh rasa bangga dan kegembiraan, tapi sekarang tidak lagi. Keputusan ini sangat sulit untuk dibuat karena saya selalu memberikan segalanya bagi rekan-rekan, staf pelatih dan orang-orang baik di Jerman.”

“Namun ketika para petinggi DFB memperlakukan saya seperti sekarang ini, tidak menghormati garis keturunan Turki saya dan secara egois menyebut saya melakukan propaganda politik, maka saya rasa sudah cukup.”

“Itu bukan alasan saya bermain sepakbola, dan saya tidak akan diam saja tanpa melakukan apapun. Rasisme seharusnya tidak akan pernah bisa diterima.”

Ozil mencatatkan total 92 penampilan bagi Jerman, mengemas 23 gol dan menjalankan peran kunci ketika negaranya sukses menjadi kampiun Piala Dunia 2014 di Brasil.[]

Tinggalkan Komentar