Jakarta, Jurnalpublik.com – Setelah sempat melakukan pencabutan laporan atas tindak pidana pencemaran nama baik yang dilakukan Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman, politisi serta wakil ketua DPR RI Fahri Hamzah membatalkan pencabutan tersebut di Polda Metro Jaya, Selasa (26/06/2018). 

“Teman – teman, sekedar melaporkan bahwa saya sudah selesai di BAP terkait surat pencabutan laporan kepada saudara Sohibul Iman yang saya lakukan sebelum Ramadhan lalu,” ujar Fahri Hamzah dalam akun twitter @fahrihamzah. 

Fahri juga menegaskan bahwa pencabutan tersebut dibatalkan. 

“Dalam BAP hari ini, saya telah membatalkan surat pencabutan saya. Sehingga perkara ini kembali berjalan,” tegas Fahri Hamzah kepada wartawan di Polda Moetro Jaya

Fahri merasa tidak ada niat baik dari PKS saat dia mencabut laporan. Bahkan dia menganggap PKS semakin arogan.

“Ya memang kita ada beberapa kali komunikasi, tapi yang saya sayangkan ada kawan saya yang dipecat. Yang kena hukum yang itu kayaknya malah makin ugal-ugalan,” kata Fahri.

Fahri mengatakan akan memberi komentar lebih lengkap mengenai sikapnya tersebut. Yang pasti, Fahri merasa ingin perbaiki PKS.

“Saya sendiri ingin perbaiki partai ini. Kita lihat hasil dari kinerja DPP ini. Nanti saya akan berikan respon. Tapi yang penting ini kasus jalan dulu,” ucap Fahri.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Fahri Hamzah mendatangi Polda Metro Jaya  melaporkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Imam.

Fahri menuduh Sohibul menyebarkan berita bohong dan fitnah mengenai dirinya. “Beliau terus menerus menyampaikan sesuatu yang menurut saya merusak. Tidak hanya merusak reputasi saya tetapi juga merusak iklim hukum,” kata Fahri di Kantor Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Kamis, 8 Maret 2018 lalu. 

Sohibul dilaporkan melanggar Pasal 310 dan 311 juncto Pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik tentang pencemaran nama baik dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.