Jakarta, Jurnalpublik.com – Entah bagaimana makan sahur Fahri Hamzah (FH) semalam, setelah menonton talk show CNN yang menghadirkan Anis Matta (AM)? AM sendiri dalam acara itu dapat pujian oleh kedua panelis, Wimar Witoelar, mantan Juru Bicara Kepresidenan, dan Alfito Deannova, jurnalis senior.

Satu kata dari Wimar untuk AM: salut. Wimar seperti tak menduga jawaban-jawaban dari AM akan seperti itu. Bukan jawaban klise, tapi jawaban yang menunjukkan, ia mengerti masalah. Alfito seperti skeptis karena tahu lebih dalam soal PKS, tapi tak menghapus pujiannya untuk AM.

Dalam acara itulah, tepatnya di bagian akhir acara, saat AM diminta jawaban cepat dalam waktu singkat terhadap foto-foto yang ditampilkan. Saat foto FH keluar, AM refleks mengatakan bahwa FH orang paling jujur yang pernah ia temui. Gerrr…Mungkin, sahur FH langsung nambah. Hahaha.

Sebab, di televisi yang sama, FH pernah dibilang Mohamad Sohibul Iman (MSI), sebagai pembohong dan pembangkang, yang berujung pada pelaporan FH terhadap MSI pada Kepolisian. Tapi, awal memasuki Ramadhan ini, tiba-tiba FH mencabut laporannya dan seperti apa ujungnya?

Kira-kira, skor berubah 1 : 1. Presiden PKS mengatakan ia pembohong dan pembangkang, sementara mantan Presiden PKS mengatakan ia orang paling jujur yang pernah ditemui. Minimal draw dan boleh jadi lanjut tambahan waktu. Entahlah, AM sengaja atau tidak dengan jawaban itu?

Bisa juga AM kasihan dengan FH. Agar ada keseimbangan, ia mengatakan hal sebaliknya. Atau, AM khawatir juga dengan FH, kalau sama dengan yang dikatakan MSI, jangan-jangan, FH juga akan melaporkan AM ke Polda Metro Jaya. Hahaha. Saat ini, lagi musim saling melaporkan.

Seperti kata Alfito, AM dan FH ini, umpama jari tunjuk dan jari tengah. Artinya, wajar ia mengatakan itu saking dekatnya ia. Sementara, MSI dan FH, umpama jari kelingking dan ibu jari. Wajar juga, saking jauhnya. Maka tak ada yang salah. Tapi kaidahnya, orang dekat lebih diyakini.

Tentu, FH diuntungkan dengan pernyataan AM itu. Setidaknya, menjadi anti-tesis. Salah-salah, orang bisa lebih mempercayai pernyataan AM, ketimbang MSI. Apalagi, penampilan AM dalam acara itu, sungguh memukau. AM punya kriteria sebagai pemimpin dan ide buat ke depan.

Dan jangan lupa, bahwa FH seorang tokoh yang kontroversial. Artinya, pernyataan AM itu menjadi nafas baru bagi FH, untuk tetap eksis di dunia politik. Seperti dua sisi dari satu mata uang, anggap saja pernyataan AM itu melengkapi satu sisi yang lain. Usai dipukul, kini diangkat.

Jadi, apakah FH itu sebetulnya, manusia paling jujur atau pembohong dan pembangkang? Lihat saja rekam jejaknya. Tapi, jawaban Anda tak lagi berarti apa-apa buat FH karena sudah ada tesis dan antitesis. Artinya, sudah ada keseimbangan. Silahkan saja dicari sintesis masing-masing. Tanyai nuranimu.

Oleh: Erizal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.