Relawan Jokowi

Jakarta, Jurnalpublik.com, 

Pak Jokowi Bisa Gak Maju Nyapres Lagi Karena Terlalu Banyak Ingkar Janji

1. Menarik soal “harga waktu” dalam pidato Presiden @jokowi yang  belakangan lebih ramai soal racun Scorpion disimak dan diperdebatkan.

2. Sebab temanya nampak baik, tetapi jika itu diajukan tahun ke-4 dari pemerintahan apakah masih bisa dianggap baik?

3. Bagi seorang presiden, “Harga Waktu” adalah satuan yang digunakan untuk memenuhi janji kampanye bukan untuk dikeluhkan.

4. Sebab janji telah diucapkan dengan satuan waktu yang sudah ada. Jika ingin diubah maka itu harus dilakukan di awal tugas bukan untuk dikeluhkan diakhir tugas.

5. Saya justru melihat sesuatu yang aneh, terasa bahwa presiden sedang mengumumkan kegagalannya dengan mengatakan bahwa, “Harga Waktu kita terlalu mahal dan kita mubazirkan sehingga seluruh janji saya tidak bisa dipenuhi, saya menyesal untuk ini semua dan saya menyatakan gagal”.

8. Sekarang silahkan daftar seluruh janji presiden @jokowi sebab apapun, inilah yang akan ditanyakan oleh publik apabila beliau maju lagi.

9. Saya justru cemas apabila janjinya terlalu banyak yg tidak ditepati maka bisa-bisa tiket pun bisa tidak dapatkan.

10. Inilah salah satu alasan saya membuat analisa bahwa incumbent bisa tidak dapat tiket lagi karena begitu banyak hutang yang tak dipenuhi.

11. Waspadalah dengan Harga Waktu dan Janji Jokowi sebab publik tahu kemana harus menagih. Parpol dan Caleg juga takut ditagih.

12. Ini bocoran untuk jokower dan parpol pengusung. Cerna saja dengan baik. Antisipasi dengan persiapan yang baik.

13. Sebab jika tidak, nanti menyesal. Ada banyak alasan tidak mencalonkan kembali pak Jokowi dan salah satunya adalah hutang janji yg terlalu banyak.

Itu bocoran pertama.

Twitter @Fahrihamzah 5/5/2018

Relawan Jokowi Pembawa Sial

(Analisis Jokowi Gak Bisa Nyapres Lagi, Bagian-2)

  1. Pilpres yang akan datang akan banyak kejutan. Di antaranya adalah incumbent gak dapat tiket.

2. Alasan pertama sudah saya ungkapkan soal terlalu banyak hutang janji yang tidak ditepati.

3. Alasan kedua adalah adanya relawan sebagai bumerang.

4. Kalau saya bocorkan bahwa kemungkinan incumbent tidak dapat tiket itu karena saya terbuka saja.

5. Pada para pendukung harusnya waspada sebab argumen saya cukup kuat. Misalnya soal kedua, bahwa #RelawanSial itu betul-betul merugikan. Mereka ini merusak konsolidasi elite.

6. Sejak awal, #RelawanJokowi telah membuat elit parpol pendukung marah, termasuk ibu Mega. Hal ini karena setelah terpilih tiba-tiba relawan nampak dominan.

7. Pada saat kabinet terbentuk misalnya, relawan bersama KPK dianggap mencoret sekian nama usulan parpol. Alasan tak jelas.

8. Waktu itu, relawan juga menghembuskan isu menolak bagi-bagi kekuasaan seolah untuk memotong jatah partai politik yang semakin banyak mendukung pemerintahan.

9. Padahal sebaliknya relawan nampak semakin banyak dapat jatah. Publik mensinyalir #RelawanJokowi telah membanjiri jabatan direksi dan komisaris BUMN yang pada akhirnya membuat organisasi relawan memperoleh pembiayaan yang relatif besar.

10. Mereka nampak lebih gagah bahkan membuat parpol baru.

11. Situs terkenal @detikcom bahkan membuat laporan 3 tahun Jokowi yang telah membawa #RelawanJokowi masuk ke jejaring BUMN.

12. Sekarang, saat memilih wakil pun relawan masih ingin dominan. Bahkan belakangan ini bermunculan calon yang bukan orang parpol yang didorong oleh para #RelawanJokowi yang rata-rata memang nampak lebih bahagia.

13. Partai relawan juga nampak merasa lebih dekat. Teman-teman #RelawanJokowi itu sering lupa bahwa meskipun relawan memiliki posisi penting dalam pemenangan, tetapi relawan tidak punya manfaat dalam pencalonan.

14. Tiket 20% calon presiden untuk memenuhi Presidensial Treshold hanya bisa diberikan oleh parpol yang telah punya suara.

15. Orang yang bergaul dengan parpol akan tau bagaimana sebelnya mereka melihat tingkah relawan.

16. Maka, inilah alasan kedua incumbent bisa gagal dicalonkan kembali karena tiket di tangan parpol tidak diberikan. Untuk itu waspadalah.

End. Ikuti analisa selanjutnya : #GagalNyapres

Twitter @Fahrihamzah 6/5/2018

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.