Filosofi: foto ini pose berlari sambil tersenyum, itu artinya kita mesti gerak cepat, tapi santai. Tidak terburu-buru. Tenang.

Lampung, Jurnalpublik.com – Indonesia adalah negara demokrasi tebesar ketiga di dunia, setelah Amerika serikat dan India. Dan menjadi negara demokrasi muslim terbesar pertama di dunia dengan perangkat konstitusi terbaik.

Artinya, sebagai sistem, kendaraan Indonesia ini sudah lengkap dan baik. Jika diibaratkan smartphone, fiturnya sudah kompleks. Kalau dulu handphone jadul cuma ada sms dan nelpon, sekarang di smartphone semua ada. Bisa bayar hutang disitu, sosial media, semua ada disini lengkap. Termasuk spy juga ada di dalamnya untuk mengintai orang.

Sayangnya, kapasitas pemimpin kita seperti handphone jadul itu. Sehingga tidak mampu membawa kita bangkit. Ekonomi jalan di tempat, pengangguran semakin banyak. Pemerintah melakukan kebohongan statistik. Cara mengukur kemiskinan luar biasa teganya. Kesejahteraan masyarakat dinilai dari seberapa banyak hasil konsumsi kalori. Metode penilaiannya saja salah.

Apapun baiknya hasil statistik, faktanya tidaklah bisa dibohongi. Masyarakat tetap miskin.

Oleh karena itu, demokrasi kita harus menjadi modal kita untuk tumbuh lebih tinggi, dan mengakselerasi pertumbuhan itu. Hingga rakyat Indonesia hidup dalam keadaan yang kita sebut adil dan sejahtera. Melindungi segenap bangsa Indonesia, dan seluruh tumpah darah Indonesia. Sebagaimana tujuan berbangsa yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945. []

 

Tinggalkan Komentar