Baliho Anis Matta di Pontianak, Kalimantan Barat (Jurnal Publik)

Jakarta, Jurnalpublik.com – Setelah pemecatan Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI, oleh DPP PKS yang berbuntut di pengadilan, bola panas terus bergulir di tubuh PKS.

Anis Matta, mantan presiden PKS, yang ditenggarai dekat dengat Fahri Hamzah pun kena getahnya. Meskipun Anis masuk dalam sembilan calon presiden RI pilihan internal PKS dengan suara urutan ke tiga, namun tidak menjadikan Anis mudah bergerak berkunjung bertemu kader-kader PKS di daerah-daerah.

Hari ini, Sabtu (14/4/2018), adalah deklarasi AMPM, Anis Matta Pemimpin Muda, di Pontianak, Kalimatan Barat. Namun Anis Matta dikabarkan tidak bisa hadir karena adanya kendala perizinan untuk bertemu kader-kader di Pontianak, Kalimantan Barat.

Dan yang terbaru, adalah bola panas yang akhirnya sampai ke KAMMI, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia. Dalam sebuah acara kader perempuan PKS di bilangan Cibubur, pemateri, Taufik Jayadi, yang merupakan Wakil Ketua Kepanduan DPP PKS, menyampaikan bahwa KAMMI Banten mendapatkan dana dari Fahri Hamzah sehingga banyak yang merasa utang budi dan terpaksa ikut gerakan Fahri Hamzah.

Penyebaran video acara tersebut sampai kepada kader KAMMI Banten dan kader KAMMI Banten tidak terima terhadap fitnah yang disampaikan pemateri, sehingga berbuntut pada somasi kader KAMMI Banten kepada pemateri untuk meminta maaf dan mengklarifikasi ucapannya.

Berikut kami lampirkan video somasi pengurus KAKAMMI dan pengurus KAMMI Banten.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.