Pemerintah melalui Pertamina, menaikkan lagi harga BBM Jenis Pertamax per tangal 1 Juli 2018

Jakarta, Jurnalpublik.com – PT. Pertamina (Persero) menaikkan lagi harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi pada Sabtu (24/2/2018) pukul 00.00 waktu setempat. Penetapan harga baru ini berlaku untuk jenis BBM dengan jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Racing, Dexlite, dan Pertamina Dex. Pertamina melalui Vice President Corporate Communicationnya, Adiatma Sardjito beralasan, kenaikan harga BBM dikarenakan harga minyak mentah dunia.

Kenaikan harga berada di kisaran Rp 100 sampai dengan Rp 300 per liter. Pertamax dari harga Rp. 8.600 per liter kini menjadi Rp 8.900 per liter dan untuk Pertamax Turbo menjadi Rp 10.100. Kenaikan tertinggi terjadi pada jenis BBM Dexlite, dari Rp 7.500 per liter menjadi Rp 8.100 per liter. Adapun harga Pertalite tetap Rp 7.600 per liter. Harga pun tidak seragam, tergantung daerah masing-masing.

Padahal sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan di kantor Kementrian ESDM Rabu (27/2/2017) pernah berjanji tidak akan ada kenaikan harga BBM dan tarif listrik sampai tanggal 31 Maret 2018. Namun nyatanya, statemen Menteri pengganti Sudirman Said tersebut tidak terbukti.

Tepat pada 1 Januari 2015, pemerintah resmi mencabut subsidi harga Premium. Sejak saat itu, harga jual BBM dengan jenis Premium sepenuhnya bergantung pada harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah. Dengan mekanisme melepas harga BBM sesuai dengan harga keekonomian atau harga pasar, diprediksi harga BBM bakal sering mengalami kenaikan. Mekanisme tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 191/2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM. Dalam PP tersebut, pemerintah membagi BBM dalam tiga kategori : BBM Tertentu, BBM Khusus, BBM Umum.

BBM jenis Premium yang harganya paling murah di antara jenis BBM lainnya, saat ini juga sangat sulit dicari. Masyarakat akhirnya dipaksa untuk membeli BBM jenis Pertalite. Di beberapa status sosial media, masyarakat juga mengeluhkan kenaikan harga bbm yang baru saja dilakukan pemerintah. Terutama para pengguna BBM jenis Pertamax. Bukan tidak mungkin, sampai tahun 2019 naik turun harga BBM ini akan terus berlangsung.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.