Jakarta, Jurnalpublik.com – Berdasarkan aduan yang dilayangkan tanggal 23 Januari 2017 oleh H.M. Romahurmuzy selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PPP; Asrul Sani, selaku Sekjen DPP PPP; dan Ahmad Baidhowi, selaku Wakil Sekjen DPP PPP, dengan No. LP/102/I/2018/Bareskrim, akhirnya kemarin pagi, Jumat, 9 Februari 2018 pukul 08.30 wib di Medan, Sumatera Utara, telah dilakukan penangkapan terhadap Asyari Usman yang merupakan eks wartawan senior BBC London, Broadcasting House, London, Britaniya Raya.

Asyari membuat tulisan atau pemberitaan yang mengandung unsur pencemaran nama baik dan atau fitnah melalui Portal Berita Online www.teropongsenayan.com.

Asyari menulis diantaranya; Ketum PPP menjadi politisex vendor, Romi sudah menjadi penjaja sex politik, DPP PPP sebagai tempat pelacuran dalam Pilgub dan Pilkada 2018 dan jual diri ketua PPP kepada penguasa.

Asyari terkena persangkaan Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 (3) undang-undang RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik dan atau pasal 310 / 311 KUHP Pidana tentang penghinaan atau pencemaran nama baik.

Polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah Laptop merk Acer, satu buah HP Merk Iphone 5s, dan satu buah Sim Card Simpati. Untuk selanjutnya polisi membawa tersangka ke Dit. Tipidsiber,Jakarta, untuk dilakukan pemeriksaan.

Asyari Usman menuturkan, motifnya adalah karena PPP saat ini sudah tidak sesuai dengan harapan kadernya serta menyimpang dari tujuan awal.

 

Tinggalkan Komentar