Presiden KAKAMMI, Fahri Hamzah, berserta jajaran pengurus KAKAMMI dalam koferensi persnya di Royal Hotel Kuningan, Jakarta (4/2/18)

Jakarta, Jurnalpublik.com – Dalam konferensi Pers-nya siang tadi di Royal Hotel Kuningan, Jakarta (4/2/18) Fahri Hamzah selaku Presiden KAKAMMI menyampaikan bahwa Anis Matta adalah figur yang tepat sebagai calon presiden, “jadi saya terus terang, rekomendasi yang disampaikan teman-teman ini sebetulnya pada intinya kita melihat figur-figur yang sudah ada dalam partai politik seperti pak Anis Matta adalah figur yang lebih tepat untuk menjadi calon presiden karena tentunya beliau akan berjalan melalui mekanisme politik.”

Fahri menambahkan bahwa ia akan menjadi satu tim dengan Anis Matta seperti yang direkomendasi Mukernas I KAKAMMI, “tetapi teman-teman mengharapkan ada tim dalam kerangka itu, maka saya (Fahri Hamzah-red) berdasarkan diskusi yang panjang tadi malam, saya dan pak Anis itu menempel sebagai satu tim menyongsong pilpres yang akan datang sebagai satu kesatuan.”

Fahri juga menyampaikan bahwa ia sendiri pada dasarnya merekomendasikan Anis Matta, “tapi tentunya sekali lagi saya mengatakan, saya sendiri kalau ditanya, saya prerefensinya akan memilih pak Anis, saya akan menjadi tim yang akan mensukseskan beliau.”

Fahri menegaskan bahwa keputusan Mukernas KAKAMMI akhirnya memutuskan Anis Matta dan dirinya sebagai capres 2019 untuk itu ia akan berkolaborasi bersama dengan Anis Matta, “tapi karena rekomendasi dari teman-teman adalah bersama-sama, saya tentu dengan pak Anis akan berkomunikasi untuk bersama-sama menyongsong, berkolaborasi, berkomunikasi untuk menyongsong moment-moment politik yang akan datang. Saya kira itu roh dari rekomendasi teman-teman semua itu kenapa ditaro dua calonnya disana.”

KA KAMMI menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) pertama, pada 3-4 Februari, mengangkat tema besar “Indonesia Baru, Pemimpin Baru, Arah Baru Indonesia”.  Ada tiga agenda penting yang dibahas yakni konsep dan arah baru Indonesia ke depan, calon presiden alternatif yang akan diusulkan oleh KA KAMMI kepada partai politik dan publik, dan Pawai Kebangsaan sebagai cara organisasi dalam mengawal Indonesia Baru, Pemimpin Baru dan Arah Baru Indonesia, serta menghimpun semua kekuatan bangsa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.