Komunitas Muslim Peduli Bali

Bali, Jurnalpublik.com – Merespon problem sampah pantai yang sempat mempengaruhi citra pariwisata dan hingga kini membuat tidak nyaman wisatawan yang sedang berlibur di Bali, Komunitas Muslim Bali (KMB) akan ikut berpartisipasi aktif melakukan aksi bersih-bersih sampah pantai.

Kondisi sampah pantai di Bali

Tidak main-main, aksi sosial ini akan di ikuti ribuan umat muslim di Bali dari berbagai organisasi massa (ormas) tanpa membawa atribut warna dan kepentingan. Antara lain, majelis taklim, takmir masjid, pengurus musholla, organisasi pemuda dan pelajar muslim, serta personal.
Sesuai hasil keputusan rapat yang berlangsung di Villa Uma Sapna, Seminyak, Selasa (2/1), kegiatan ini akan diselenggarakan pada, Minggu (Ahad), 7 Januari 2018 di Pantai Petitenget, Seminyak, Badung, mulai pukul 06.00.

Rapat yang berlangsung di Villa Uma Sapna, Seminyak, Selasa (2/1)

Inisiator sekaligus koordinator Komunitas Muslim Bali (KMB), H. Ismoyo Soemarlan, mengatakan kegiatan ini digagas untuk menunjukkan kebersamaan dalam bingkai Nyama Bali, Nyama Selam. “Bagi sebagian turis, sampah pantai dianggap sebagai teror menakutkan, karena itu umat muslim di Bali kita harus ikut peduli,” tandas H. Ismoyo.

Hingga Kamis (4/1) pukul 18.00, tercatat 49 organisasi/kelompok/komunitas dengan total jumlah 3.557 orang yang mendaftar untuk ikut berpartisipasi langsung. Yaitu, Fosiba (50 orang), Aisyiyah (200), RWM Nurul Iman Padang Udayana (30), Yayasan Al Hikmah Joglo YAHJ (100), MA Al Muhajirin (30), Kelompok pengajian Edo Jaya Bali (30), Musholla Syuhada (97), BSMI Bali (30), OSIS SMA Albanna Denpasar (20), PII Bali (50), Bali Hotel Association (50), Wanita Islam (30), Pemuda PUI Bali (15), IPHI Wilayah Bali (30), ICMI Bali (20), Pesantren Digital (100), KA KAMMI (75), Santri LaRoyba BBI Tbn (75), KM.NRC (20), Musholla Alfattah Ubung (5), Masjid Muhammad (80), PSNU Pagar Nusa Kuta Selatan (10), Sosial Ummat Kuta Selatan (10), JPMI Badung (15), MBB Sanur (15), Biker Soleh and Likolaki (30), Musholla Nurul Hidayah Anggrek Pemogan (20), HMI STAI (15), Keluarga Besar PII Wil.Bali (10), BTB Provinsi Bali (15), Guru TK Harapan Mulia (6), Sekolah Harapan Mulia (50), Masjid Attaqwa Polda Bali (46), IKMS Daerah Bali (25), Angkatan Muda Siliwangi dan Bamus (40), Oi Blankot Denpasar (10), PWNU Bali & Banom (1.612), AL FALAH Kepaon (20), Masjid Agung Sudirman (40), Muslim Puriwaturenggong (10), Ikatan sekretaris Indonesia cabang Bali (20), BKMM Provinsi Bali (30), JPRMI (15), Formad Bali (6), Pengajian Taufiqurrohman Mahendradatta (10), Muhammadiyah (300), Komunitas Balad Pingpong (10), Musholla Baitul Mu’minin (30), Musholla Al Kautsar Padang Asri (30), Hijab Sister Bali (10) dan LDII Bali (100), “Ini kerja bersama umat muslim di Bali, salah satunya ikut bersih-bersih pantai untuk kenyamanan wisatawan,” tambah H. Ekky R, dari LPBI NU Wilayah Bali.

H. Ekky R juga mengatakan bahwa aksi ini adalah aksi murni sosial diimana mulai makanan, minuman dan alat untuk bersih-bersih pantai membawa dari rumah masing-masing peserta.

Laporan : Hanafi

Tinggalkan Komentar