Mohamed Mursi, Mantan Presiden Mesir

Jakarta, Jurnalpublik.com – Mantan Presiden Mesir Mohamed Mursi dijatuhkan hukuman hingga 3 tahun penjara oleh Pengadilan Kriminal kairo, Mesir. Bersama 19 orang lainnya, Mursi juga ditetapkan denda 2 juta pound Mesir (112.700 dolar AS) atas tuduhan – tuduhan men
hina peradilan.

Vonis tersebut juga jatuh untuk kasus yang sama terhadap aktivis terkemuka Mesir Alaa Abdel Fattah dan presenter televisi dan anggota parlemen Tawfik Okasha yang didenda berkisar antara 30.000 hingga 1 juta pound Mesir. Terhadap vonis pengadilan tersebut, mereka masih dapat mengajukan banding.

Mursi sendiri terpilih secara demokratis pasca revolusi Mesir pada 2011, namun kemudian Mursi digulingkan pada pertengahan 2013 oleh Jenderal Abdel Fattah al-Sisi, yang kini menjabat sebagai presiden, setelah digelarnya aksi protes massal terhadap pemerintahannya.

Mursi pun segera ditangkap dan kini sedang menjalani hukuman 20 tahun setelah dihukum karena menyulut pembunuhan para pengunjuk rasa selama aksi-aksi demonstrasi pada tahun 2012 dan hukuman 25 tahun karena dituding menjadi mata-mata untuk Qatar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.