Meme Ayat Ayat Cinta 2

Jakarta, Jurnalpublik.com – Film Ayat-Ayat Cinta 2 (AAC2) “happening”. Fahri sebagai tokoh sentral. Fahri digambarkan sebagai tokoh yang lengkap. Profesor yang ganteng dan cerdas, sholeh, penghafal quran, mapan dan dermawan.

Laki-laki “sempurna”, begitu kira-kira kesimpulannya. Fahri disukai banyak orang tapi bersamaan itu juga dibenci banyak orang hehehe.

Dalam AAC2 ada Keira yang mencoret-coret mobil Fahri karena kebencian buta. Atau ada Jason adik Keira yang juga membenci Fahri. Ada juga Baruch keturunan Yahudi mantan tentara Israel yang juga membenci Fahri.

Ada suka dan ada juga yang benci, ditengah situasi itu Fahri adalah sosok yang elegan, tidak mengemas situasi itu dengan kebencian dan dendam. Justru Fahri mengemasnya dengan cinta, kebaikan dan kedermawanan, dalam sisi ini Misbah sahabat Fahri sempat mengingatkan Fahri tentang makna ikhlas dalam semua perbuatan.

Niat ikhlas, selalu berusaha dalam kebenaran dan kebaikan walaupun penuh resiko harus di jalankan. Dalam AAC2 kita lihat Fahri membetulkan bacaan sholat sang imam, menegur jamaah masjid yang kasar terhadap seorang wanita, berdebat dengan para pembenci Islam dengan argumentasi dan ketenangan. Dalam pribadi yang tenang, cerdas tapi juga punya nyali dan keberanian membela kebenaran.

“Nikahi aku Fahri!” kira-kira begitulah kata-kata lamaran dari seorang Keira. Seorang wanita yang begitu membenci Fahri karena ayahnya mati menjadi korban bom London. Keira mempersonifikasi Fahri yang muslim taat sebagai orang yg bertanggung jawab atas kematian ayahnya. Tetapi karena Fahri secara diam-diam membantu Keira maka Keira berhasil menggapai mimpi-mimpinya.

Akhirnya setelah tahu Fahri lah yang telah membantunya secara diam-diam mewujudkan mimpinya, maka dengan spontan keluarlah kata-kata Keira melamar Fahri.

Itulah sekilas kisah Fahri dalam AAC2, tetapi ada juga sosok Fahri dalam dunia nyata. Mirip-miriplah situasinya.

Fahri di dunia nyata ini disukai banyak orang dan secara bersamaan juga dibenci banyak orang. Apalagi di tahun 2017 Fahri di dunia nyata ini menjadi politisi ter-vocal atau menjadi “media-darling”. Dipecat partainya sendiri, di asingkan oleh partainya sendiri tetapi di apresiasi oleh banyak orang.

Fahri dunia nyata ini juga sering membetulkan bacaan imam istana, menegur jamaah dan juga berdebat dengan para islamo phobia.

Dibully dia sudah biasa, di dunia nyata atau dunia maya. Tapi dia tetap berusaha dalam kebenaran dan kebaikan. Teman-teman seperjuangannya selalu mengingatkan tentang keikhlasan dalam berjuang.

Bahkan suatu hari dalam sebuah ruangan Fahri di paksa oleh teman seperjuangan untuk duduk mendengar sepatah-dua patah kata pengingat dari para teman seperjuangan. Fahri sang singa parlemen duduk terdiam dan khusyu’ mendengar. Tanpa protes dan tanpa sanggahan. Cuma satu kalimat yang keluar dari Fahri yang saya ingat saat itu : “akhi…antum harus paksa saya duduk seperti ini, ditengah aktivitas saya yang sulit berhenti”, dan pertemuan itu ditutup manis dengan doa robithoh.

Dalam AAC2 yang membenci dan yang suka Fahri sama-sama melamar Fahri. Kebenaran, kebaikan dan keikhlasan akan selalu berakhir baik.

Apakah Fahri di dunia nyata akan berakhir sama dengan Fahri di AAC2?
Apakah Fahri di dunia nyata akan dilamar oleh yang membenci dirinya? hehehe.

Siapa tahu di 2018 Fahri dilamar kembali sebagai kader oleh PKS dan disematkan jaket PKS oleh Ketua Majelis Syuro PKS. Siapa tahu.

Siapa tahu di 2018 para haters nya Fahri melamarnya menjadi pemimpin masa depan? siapa tahu.

Dalam AAC2 Keira dan Hulya sudah melamar Fahri.

Di dunia nyata siapakah akan melamar Fahri menjadi pemimpin masa depan?

Irfanenjo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.