KONI Garut

Garut, Jurnalpublik.com – Adanya pemberitaan di beberapa media online terkait kurangnya perhatian kepada para atlet tiap – tiap cabang olah raga ( cabor ) yang sedang mengikuti babak kualifikasi Porda Jabar, padahal Pemkab sudah mengeluarkan dana hibah 1,5 M yang diperuntukan untuk seluruh cabang olah raga di kabupaten Garut.

Joni seorang pemerhati olah raga di kabupaten garut mengatakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/Kota menjadi bagian terpenting dalam pembinaan olahraga. Sekretariat KONI yang difasilitasi pemerintah daerah, belum banyak masyarakat mengetahui fungsinya. Kesannya, kelihatan ada aktifitas di KONI bila akan menghadapi event besar empat tahunan seperti PON, PORWIL, PORPROV.ujar Joni (18/12/17) kepada media.

Joni pun menambahakan Koni di daerah sebaiknya mencari inisiatif dana hibah yang tidak hanya diberikan oleh pemerintah daerah saja akan tetapi harus bisa mencari pendanaan yang lain misalnya dari donatur dan dana CSR.

“pendanaan untuk KONI 1,6 m padahal itu untuk semua cabor ( Cabang Olahraga ) koni kedepan lebih transparan mencari dana lain misalnya dari CSR,”ujarnya

keterbukaan dan transfaransi perlu dilakukan, berikut rincian kucuran dana dari Pemkab ke Koni

(1)tgl 19-04-2017, nilai Rp 1.000.000.000;

(2) tgl 13-10-2017, nilai Rp 500.000.000;

(3) tgl 8-12-2017, nilai Rp 100.000.000.

Artinya setiap cabor menrima dana 300jt/per cabor. Bahkan dikabarkan bulan Desember ini ada tamabahan dana.

Laporan : Jen Jaelani

Tinggalkan Komentar