Anis Matta bersama istri , Anaway Mansyur

Jakarta, Jurnalpublik.com – Siapa yang tidak kenal Anis Matta. Ia adalah aktivis gerakan islam, yang lahir dari rahim tarbiyah.  Ia adalah orator bernas. Dijuluki Soekarno muda, karena orasinya menggetarkan jiwa, meluluh – lantahkan perasaan.

Disetiap kemasan kata – katanya, kental dengan nuansa sastra. Inilah yang membedakan Anis Matta, dengan politisi lainya dalam berpidato. Disetiap ceramahnya, kental nuansa pergerakan.

Anis Matta, tidak hanya pandai mengolah narasi dalam setiap pidatonya. Tapi ia juga pandai meracik diksi, menjadi buku – buku bermutu. Buku – bukunya mulai dari yang melankolis hingga politik.

Dalam dunia politik, ia adalah politisi ulung. Anis Matta pernah menjabat Sekjen PKS selama tiga periode. Pernah menjadi Presiden PKS yang paling singkat. Pernah menjadi Wakil Ketua DPR RI.

Anis Matta pulalah yang menyelematkan PKS, disaat LHI ditangkap KPK. Ia hadir disaat perasaan kader terpukul.

Banyak pengamat yang memperkirakan bahwa, PKS sudah wassalam dalam pentas politik Indonesia. Anis Matta menjawab prediksi ini dengan Cinta,  Kerja dan Harmoni.

Dengan penuh optimis Anis Matta, memberikan perumpamaan kisah perjalanan heroik Nabi Yusuf, dari sumur menuju Istana.

Kini PKS dihadapkan pada situasi yang abnormal. Seteru DPP PKS dan Fahri Hamzah terus berlanjut. Pro dan kontra antara kader masih terjadi.

Kondisi ini sebetulnya, tidak sesulit yang dihadapi Anis Matta, saat diangkat jadi Presiden Partai. Tapi kenapa sekarang masalahnya membesar dan membias ke mana – mana.

Realitas seperti ini, membutuhkan sosok inspiratif seperti Anis Matta. Taujih dan tausiyahnya sangat di rindukan kader. Entah kenapa, suara Anis Matta tidak terdengar lagi, malah tenggelam.

Kader kadang bertanya – tanya, dimanakah Anis Matta sekarang ?. Ataukah Anis Matta memang sengaja ditenggelamkan ?. Wallahua’alam.

Sumardi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.