KAMMI Daerah dan KAMMI Komisariat Se Bogor

Bogor, Jurnalpublik.com – Belakangan waktu ini, KAMMI Daerah (KAMDA) Bogor dan Komisariat (KOMSAT) se-Bogor bergiliran gelar penggalangan dana  untuk korban dampak bencana yang terjadi pada beberapa wilayah di Indonesia.

Pada hari Rabu (29/11), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyatakan siklon tropis dahlia terdeteksi muncul di Barat daya Bengkulu. Siklon tropis dahlia merupakan angin yang membawa badai. Menurut pantauan BMKG, Badai tersebut sebenarnya berpusat di perairan Samudera Hindia. Badai inilah yang menimbulkan angin kencang, hujan petir, dan banjir di sejumlah daerah di Indonesia. Selain itu Indonesia juga sempat mengalami siaga bencana gunung meletus. Letusan tersebut terjadi pada Gunung Agung, yang terletak di Kabupaten Karangasem, Bali. (26/11)

Atas bencana yang terjadi di berbagai daerah tersebut, pihak KAMDA Bogor, menyatakan sikap kepeduliannya terhadap korban dampak bencana.

Seperti yang dikatakan oleh Kepala Departmen Ekonomi Sosial Masyarakat (Kadept Ekososmas), Mohamad Ahbab Hasbi Ashidiqi, “saya secara pribadi maupun atas nama pengurus Ekososmas KAMDA Bogor menyatakan berduka dan berharap bencana ini segera berlalu.”

Maka dari itu pihaknya telah mengintruksikan kepada setiap jajaran Departemen Ekososmas Komisariat yang ada di Bogor, untuk melakukan aksi sosial. “Setidaknya aksi sosial ini yang bisa kita lakukan dalam rangka membantu saudara kita yang terdampak bencana.”, ungkap Hasbi.

Salma Rufaida, selaku Kepala Divisi Sosial Dan Politik (SOSPOL) di KOMSAT Andalusia STEI Tazkia, menyatakan pendapatnya terkait intruksi Ekososmas KAMDA, “sangat bagus apa yang Ekososmas KAMDA Bogor lakukan, intruksi itu menunjukkan sikap kepedulian atas musibah yang telah terjadi di Indonesia. Maka dari itu kami mengadakan penggalangan dana setelah waktu sholat Jum’at (1/12) di mesjid Andalusia.” Salma mengaku, bahwa dirinya pun mengikuti aksi sosial gabungan antara KAMDA dan Seluruh KOMSAT di Bogor. “karena berbuat kebaikan tidak cukup sekali dilakukan”, ungkapnya.

Pelaksanaan aksi sosial di setiap komisariat dilakukan dengan waktu yang berbeda. Komisariat yang sudah melakukan aksi galang dana yakni Komisariat di Universitas Pakuan, Universitas Ibn Khaldun, STEI Tazkia, dan Universitas Juanda. Sedangkan dua lainya, yakni komisariat KAMMI di Institute Pertanian Bogor (IPB) dan Akademi Kimia Analisis (AKA)  belum mengkonfirmasi waktu untuk aksinya.

Pada hari Kamis (7/12), KAMDA Bogor pun telah melakukan penggalangan dana. Dan aksi tersebut merupakan aksi sosial gabungan dengan Komisariat se-Bogor. “jadi KAMDA pun mengadakan aksi penggalangan dana yang dilakukan gabungan dengan komisariat se- Bogor, setelah aksi per- komisariat diadakan.”, papar Hasbi.

Hasbi mengatakan bahwa target adanya aksi sosial ini untuk menimbulkan rasa kepedulian kader kepada sesama dan  membantu mereka yang membutuhkan, sehingga dapat memperingan beban  korban dampak bencana.

“Uang hasil penggalangan dana dari setiap komisariat dikumpulkan ke  KAMDA dan dari KAMDA akan diserahkan ke KAMMI Pusat, dan nantinya KAMMI Pusat lah yang akan memberikan ke wilayah dampak bencana”, papar Hasbi

“Alhamdulillah sampai saat ini, nominal uang yang terkumpul dari hasil penggalangan dana di setiap KOMSAT dan gabungan bersama KAMDA sejumlah Rp. 3.519.900,- ”, ungkap Hasbi.

Hasbi yang juga berkuliah di STEI Tazkia juga berpesan bahwa kader semua harus siap siaga untuk membantu mereka yang terkena bencana. (Sendi/lpku)

 

Tinggalkan Komentar