Setelah 2017 Superhero produksi DC tampil dalam Justice League, sebentar lagi di 2018 Superhero produksi Marvell The Avengers akan tampil ke publik. Avengers : Infinity War First Look rilis trailer-nya saja di youtube sudah mencapai 30 jutaan yang nonton, luar biasa.

Beberapa tahun terakhir film-film Superhero sudah sampai pada titik kemanusiaannya. Superhero ternyata tidak bisa berjuang sendirian. Bahkan superhero pertama Superman justru dibuat skenario mati walaupun nanti bangkit lagi tetapi tidak sendirian tetapi sudah bersama tim.

Dalam dunia film yang merupakan dunia imajinasi saja sudah sampai pada kesimpulan superhero tidak bisa berjuang sendirian, butuh sebuah tim dalam menyelamatkan dunia.

Salim Segaf, Hidayat Nurwahid, Shohibul Iman, Ahmad Heriyawan, Anis Matta dan Fahri Hamzah adalah superhero-superhero dalam tubuh PKS.

Ironman, Hulk, Spiderman, Superman, Batman, Wonder Woman dan superhero lainnya tidak bisa berjuang sendirian. Padahal imajinasi film bisa dibuat bebas, tetapi skenario film kadang-kala harus berdamai dengan “mood” publik; superhero sudah tidak bisa berjuang sendirian lagi, superhero butuh tim.

PKS punya superhero-superhero, tapi apakah sudah menjadi tim seperti The Avengers atau Justice League?

Kehebatan superhero tidak optimal kalau tidak disatukan dalam tim.

Salim Segaf adalah sang guru, kearifan orang tua, Hidayat Nurwahid sang tokoh publik, Shohibul Iman sang teknokrat, Anis Matta sang jenius, Fahri Hamzah singa parlemen, mereka adalah superhero-superhero PKS.

Elektabilitas PKS yang grafik naik perlu diwaspadai, secara internal menguntungkan, tapi bisa jadi ada skenario lanjutan menghantam elektabilitas PKS seperti 2013.

Dalam menghadapi tahun politik ini PKS sudah punya Shohibul Iman sebagai komandan partai, tetapi secara pergaulan politik, jaringan dan negosiasi PKS juga butuh Anis Matta dan Fahri Hamzah.

Dalam menjaga ketokohan PKS butuh figur Hidayat Nurwahid yang banyak diterima kalangan, PKS juga butuh figur Ahmad Heriyawan atau Irwan Prayitno yang berpengalaman menjadi pejabat publik

DR Salim Segaf adalah sang guru yang ditunggu hikmah dan kebijaksanaannya.

Mesin PKS; struktur dan kader siap siaga menunggu perintah para superhero PKS dalam memenangkan pertempuran politik dimana saja dan kapan saja, karena mereka selalu bersiap-siaga.

Kelapangan dada, keluasan hati, kekuatan ruhiyah, keikhlasan niat, dan kemauan bersama adalah kunci

Struktur dan kader menunggu superhero-superhero PKS menjadi The Avengers atau Justice League…akankah terwujud??? Semoga….

Cipendeuy, 5 Des 2017

Irfan Enjo

Tinggalkan Komentar