Ilustrasi Astra Honda Racing Team

Jakarta, Jurnalpublik.com – Gerry Salim membubuhkan sentuhan akhir dalam mengukir tahun bersejarah bagi Astra Honda Racing Team di kancah Asia Road Racing Championship. Berbekal pundi-pundi poin yang berhasil dikumpulkan sepanjang musim ini, secara matematis Gerry berhasil mengunci Gelar Juara kelas Asia Production 250cc usai race pertama di Thailand akhir pekan ini. Selama tahun 2017, Gerry Salim dan Astra Honda Racing Team berhasil mencetak prestasi bersejarah bagi dirinya, tim dan negara. Diantaranya adalah:

– Pebalap Indonesia pertama yang merebut gelar AP250.
– Pebalap Indonesia pertama yang menjuarai balapan di AP250.
– Pebalap Indonesia pertama yang menjuarai balapan AP250 di Sentul, Indonesia.
– Gelar pertama di balap Asia untuk Astra Honda Racing Team.
– Gelar pertama Honda CBR250RR di balap Asia di tahun pertama diluncurkan di dunia.
– 7 kemenangan di 8 balapan dengan Honda CBR250RR.

Semua ini didapatkan di tahun pertama Astra Honda Racing Team dan Honda CBR250RR berkompetisi di kelas ini. Dua kunci yang menjadi faktor Gerry Salim membawa Indonesia ke puncak kejayaan. Dukungan performa dahsyat dari Honda CBR250RR juga menjadi faktor penentu bagi tim dalam meraih 12 podium di 4 putaran lalu di kelas AP250. Apa dan bagaimana pendapat Gerry Salim atas prestasinya ini? Simak petikan wawancaranya berikut ini.

Foto Asia Road Racing Championship

Apa yang Anda rasakan setelah melewati garis finis kemudian menjadi juara AP250?

“Sangat bahagia dan bangga atas apa yang telah kami capai bersama tim. Saya sangat senang, bangga, terharu, campur aduk jadi satu.”

Apakah Anda berharap bisa meraih gelar juara sebelum dimulainya musim ini?

“Ya, sejak saya tahu akan balap di seri Asia Production 250cc, saya memiliki harapan besar menjadi juara di kelas ini.”

Apa momen paling spesial tahun ini?

“Dua kemenangan di Sentul. Bertarung di kandang sendiri, bukanlah hal mudah. Tekanan sangat tinggi karena harapan masyarakat tentu sangat besar. Namun, pada akhirnya kami berhasil menang dan itu menjadi pengalaman yang sangat istimewa, terutama bisa naik ke podium di Race 1 bersama dua rekan setim: Andi Gilang dan Rheza Danica. Sungguh menakjubkan seluruh pebalap Astra Honda Racing Team mengisi podium yang ada.”

Dan momen yang paling sulit?

“Balapan di India. Saya merasa sangat tertekan, karena ini adalah kesempatan pertamaku untuk mengunci gelar dan itu tidak berjalan dengan baik. Juga kondisi cuaca tidak menentu ditambah saya jatuh saat pemanasan. Sungguh situasi yang sangat sulit.”

Seberapa pentingkah Honda CBR250RR dalam memenangkan gelar juara?

“Bagusnya performa saya di AP250 musim ini sebagian besar ditunjang oleh performa CBR250RR yang luar biasa. Tugas dan target saya untuk bisa tampil maksimal menjadi lebih mudah karena terbantu tangguhnya CBR250RR. Baik secara performa, desain maupun handling, memiliki karakter motor balap banget deh.”

Bagaimana Astra Honda Racing Team membantu Anda selama musim ini?

“Tanpa bantuan tim, saya akan sangat kesulitan mencapai apa yang kami raih tahun ini. AHRT dan dukungan Astra Honda Motor sangat luar biasa membantu, dan memberikan kontribusi besar kepada kami untuk memenangkan gelar juara.”
Apa kunci Anda dalam meraih kemenangan tujuh kali beruntun di delapan balapan pertama?
“Terus fokus dan tidak pernah puas sedikitpun. Saya mencoba menjaga fisik maupun mental, agar tidak terlena dan terus memotivasi diri.”

Tim dan Anda telah menghasilkan berbagai prestasi untuk Indonesia. Apa arti pencapaian ini bagi Anda?

“Bersama-sama kita telah menorehkan rekor yang sangat luar biasa, itulah persembahan kami untuk negara yang sangat kita cintai: Indonesia. Tapi kita tidak akan berhenti disini. Masih banyak lagi prestasi yang ingin kita berikan kepada negara kita.”

Apakah menurut Anda dengan gelar juara ini Anda bisa memotivasi lebih banyak orang Indonesia untuk mengikuti balap motor?

“Sejak dulu, gairah balap di masyarakat Indonesia sudah sangat kuat. Saya berharap, hasil yang saya raih akan semakin menebalkan semangat anak-anak Indonesia,bahwa kita juga tidak kalah dengan bangsa lain di Asia.”

Apa rencana Anda menghadapi liburan balap musim ini?

“Beberapa bulan nanti saya akan terus berlatih dan mempersiapkan diri untuk musim depan, saya ingin lebih fokus dan lebih baik saat menghadapi tantangan yang datang di masa mendatang. Selain itu, saya akan sedikit bersantai dan menikmati waktu bersama keluarga.”

Tinggalkan Komentar