Jakarta, Jurnalpublik.com – Sebuah komik kartun yang sedang viral menggambarkan seolah-olah Islam pilih-pilih ketika menolong orang. Di gambar tersebut, digambarkan seorang laki-laki yang berjenggot ketika ingin menolong seseorang menanyakan dahulu agama si korban. Kartun ini dibuat oleh Muhammad Najib, salah satu punggawa Kelompok Kartunis Kaliwungu (Kokkang)

Tentu ini menjadi bertolak belakang dengan ajaran Islam yang sesungguhnya. Karena, di dalam Islam kita diajarkan untuk menolong siapa saja sekalipun berbeda keyakinan.

Muhammad Najib, sang pembuat gambar juga merupakan salah satu pemenang (juara keempat) lomba komik dan kartun strip yang diadakan oleh Kemenag RI untuk kategori umum dengan tema “melawan arus” (1/11). Dewan juri perlombaan tersebut di antaranya adalah, KH Mustofa Bisri, Darminto M. Sudarmo, Hikmat Darmawan, dan Beng Rahadian.

Belakangan muncul komik kartun yang merupakan counter gambar yang dibuat Najib. Gambar ini juga menjadi viral dan tentu ini sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Islam. Meski dicap plagiat karya Najib. Entah siapa yang membuatnya, karya ini lebih adem melihatnya ketimbang karya Najib.

Komik Najib jika dibiarkan justru memberi stigma bahwa ajaran Islam tidak membolehkan menolong orang lain jika berbeda agama.

Dihubungi secara terpisah, Tri Yulianto Ketua Paguyuban sebuah perumahan di Yogyakarta, menuturkan jika kondisi di perumahannya justru tidak seperti yang digambarkan Najib. Meski banyak warga non muslim, kami tetap saling tolong menolong. Bahkan dalam beberapa kesempatan, Tri selalu memperjuangkan agar hak dan kewajiban yang diperoleh oleh warga non muslim sama. Perbedaan itu keniscayaan, ungkapnya.[]

Tinggalkan Komentar