Pawai Kebangsaan di Nusa Tenggara Barat

Pawai Kebangsaan adalah kegelisahan anak-anak muda negeri ini. Yang resah menatap masa depan negerinya. Ekonomi tak kunjung membaik. Pancasila ditafsir tunggal penguasa. Agama dan negara seolah-olah saling berhadapan. Sengketa antar lembaga tak berkesudahan. Perampokan sumberdaya alam negeri ini telanjang didepan mata. Kedualatan bangsa habis tak bersisa.

Pawai Kebangsaan adalah ikhtiar anak-anak muda negeri ini. Untuk menyatukan bangsa yang terbelah. Untuk memberi harapan dan semangat kepada sejuta yang terpuruk. Untuk menggandeng mereka yang lelah berjalan. Sebab perubahan butuh busung dada dan keteguhan. Sebab esok hari ada hari dan tantangannya sendiri.

Pawai Kebangsaan adalah mimpi anak-anak muda negeri ini. Optimis menatap masa depan. Percaya diri mengambil alih tongkat kepemimpinan. Yakin bahwa kita bisa lebih baik dari sekarang. Percaya bahwa keyakinan pada Tuhan adalah sandaran terkokoh. Berjalan dalam sebuah satu ikatan mimpi; konsolidasi Demokrasi yang menguat, Islam yang kembali menjadi sumber inspirasi bangsa, dan Kemakmuran yang menjadi catatan hari-hari.

Di negeri seribu masjid itu, anak-anak muda pemimpin negeri ini dan para pejuang pembaharu lainnya berjumpa dalam satu panggung Pawai Kebangsaan, menziarahi narasi kebangsaan Maulana Syaikh, melanjutkan perjuangan para guru bangsa. Menggelorakan pekik takbir dan Merdeka !

Bambang Prayitno

Tinggalkan Komentar