Foto: Setya Novanto

Jakarta, Jurnalpublik.com – Setelah gagal memanggil paksa Setya Novanto dikediamannya, KPK akhirnya memindahkan Setya Novanto ke Rutan langsung dari RSCM. Mobil yang membawa Setya Novanto tampak meninggalkan RSCM Kencana, Jakarta Pusat, pukul 23.26 WIB, Minggu (19/11/2017). Dia dibawa dengan penjagaan ketat. seperti yang dikutip dari detik.com

“Saya belum pernah mangkir, yang tiga kali saya diundang saya selalu memberikan alasan, jawaban karena ada tugas-tugas, yaitu (pemanggilan) menyangkut saksinya saudara Anang,” ujar Novanto di lobi gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (20/11/2017).

Novanto juga mengaku terkejut harus dipindahkan dari RSCM untuk ditahan di Rutan KPK. Dia mulanya mengira diberi waktu untuk pemulihan kondisi kesehatan di RS.

“Ya saya sudah menerima (penahanan) tadi dalam kondisi saya yang masih sakit, masih vertigo karena tabrakan. Saya tadi juga nggak nyangka bahwa malam ini saya pikir masih diberi kesempatan untuk recovery tapi ya saya mematuhi hukum,” sambungnya.

Terkait perkara dugaan korupsi e-KTP, Novanto bicara soal upaya hukum yang dilakukan. Selain praperadilan, ketua DPR itu menyebut mengajukan surat permintaan perlindungan kepada Presiden Joko Widodo.

“Saya sudah melakukan langkah-langkah dari mulai melakukan SPDP di Kepolisian dan mengajukan surat kepada perlindungan hukum kepada Presiden, maupun kepada Kapolri, Kejaksaan Agung dan saya sudah pernah praperadilan,” ujar Novanto.

KPK mengeluarkan surat perintah penyidikan Novanto pada 31 Oktober 2017. Novanto selaku anggota DPR disangka bersama-sama dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus, Irman, dan Sugiharto menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi terkait proyek pengadaan e-KTP.

Lembaga antirasuah itu menjerat Novanto dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Novanto dirujuk ke RSCM Kencana setelah sebelumnya dirawat di RS Medika Permata Hijau. Novanto masuk rumah sakit karena mobil yang ditumpangi menabrak tiang lampu di Jl Permata Berlian, Jakarta pada Kamis (16/11).

Novanto tiba di gedung KPK pada sekitar pukul 23.39 WIB, Minggu (19/11). Tidak ada perban pada Novanto. Namun ada bekas merah di dahi Novanto.

Tinggalkan Komentar