Jogja, Jurnalpublik.com – PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP) bekerja sama dengan Dompet Dhuafa mengadakan kegiatan Inspairing Talk and Career Plan Training. Acara ini dihelat Sabtu, 18 November 2017 di UC UGM. Acara ini dihadiri oleh General Manager PTTEP Indonesia Titi Thongjen, Manajer Pendidikan Dompet Dhuafa. Kemudian untuk Inspairing Talk diisi oleh Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo,  Vice President HC Bukalapak Gema Buana, Koordinator Despro Etos Jogja Taqiya Syarah.

Acara Inspairing Talk merupakan salah satu cara untuk memberikan inspirasi khususnya kepada mahasiswa dan pemuda. Menurut Manajer Pendidikan Dompet Dhuafa Ahsin Algorizi kerja sama antara PTTEP dengan Dompet Dhuafa telah berlangsung lebih dari empat tahun.

“Kerja sama DD dengan PTTEP merupakan bagian dari upaya penyelesaian permasalahan bangsa yaitu kemiskinan, minimnya kualitas SDM”, ujar Ahsin.

Sementara itu, GM PTTEP Indonesia Titi Thongjen dalam sambutan berbahasa Inggrisnya menyatakan bahwa saat ini permasalahan yang dihadapi oleh banyak negara terkait dengan sikap.

“Dalam dunia kerja sikap mengambil peranan penting. Seorang profesional dalam dunia kerja dituntut bukan hanya tentang hasil pekerjaan namun juga kemampuan memahami lingkungan,” kata Kun Titi panggilan akrab Titi Thongjen.

Pernyataan Titi Thongjen dibenarkan oleh Gema Buana Vice President Human Capital Bukalapak menyatakan bahwa orang harus memiliki nilai agar proses berjalannya kehidupan bisa terkontrol.

“Nilai yang dibangun oleh Bukalapak yaitu keinginan menyelesaikan masalah orang lain. Ketika kita menyelesaikan masalah orang lain maka orang lain akan membantu kita untuk menyelesaikan permasalahan kita”, jelas Gema lebih lanjut

Gema kemudian memberikan pesan tentang nilai dan karakter ” Orang hebat itu bukan orang yang harus dipaksa komitmennya harus datang pagi, ngelakuin ini itu namun orang yang hebat ia punya tujuan sehingga mentalitas kerja, kedisiplinan, keinginan berusaha memberikan yang terbaik, bukan paksaan namun ada kesadaran”, tutup Gema.

Pembicara terakhir Bupati Kulon Progo Hasto wardoyo membuat suasana bertambah semangat. Program-program kreatif dan inovatif dipaparkan dengan santai dan penuh joke segar.

” Kita memiliki potensi sumber daya dan pasar maka mengapa kita malas lalu menyerahkan sumber daya dan pasar menjadi milik asing. Kita harus berjuang seperti para pahlawan dahulu. Anak muda harus kreatif dan berani melakukan terobosan. Program yang saya lakukan di Kulon Progo adalah hal kecil untuk masalah kesejahteraan, kesenjangan dan kesehatan,” kata Hasto berapi-api.

Hasto kemudian memberikan pesan di akhir penyampaian materinya bahwa kapitalisme harus dilawan dengan ideologi.

Acara kemudian dilanjutkan kw sesi kedua yaitu Career Plan Training diisi oleh perwakilan Kementrian ESDM Gumilar AR yang memaparkan bagaimana dunia kerja di bidang minyak dan gas. Sedangkan coach Budi Pengestu dari Dintintive Career memberikan metode merencanakan karir yang telah terbukti membuat ratusan peserta training mendapatkan karir terbaiknya.

Acara ini merupakan bagian dari program kerja sama strategis antara PTTEP dengan Dompet Dhuafa. Selama 3 tahun lebih telah memberikan beasiswa kepada 25 mahasiswa terbaik dari kampus terbaik di Indonesia.

Tinggalkan Komentar