Jakarta, Jurnalpublik.com – JUARA Premier League musim lalu, Chelsea FC patut was-was meski baru berhasil memenangkan laga melawan Manchester United, Minggu (5/11) lalu. Apa penyebabnya? Sebabnya tentu karena Chelsea sudah mengalami empat kekalahan di awal musim ini, tiga kali di kompetisi liga inggris dan 1 kekalahan di Liga Champion. Yang paling anyar adalah kekalahan telak melawan AS Roma dengan skor 3 – 0, di Stadion Olimpico, markas tim yang bertajuk I Giallorossi (31/10).

Jika dibandingkan dengan musim lalu, beban Chelsea musim 2017 memang lebih berat. Chelsea harus berlaga di empat kompetisi yang berbeda yakni English Premier League (EPL), Carabao Cup (Piala Liga), FA Cup, dan Liga Champion. Tapi tentu ini bukan menjadi alasan utama, performa Chelsea menurun dibandingkan musim lalu. Ada beberapa kesalahan yang dilakukan Conte dan manajemen Chelsea pada musim ini menurut penulis.

Kesalahan pertama adalah pengusiran Diego Costa dari tim utama Chelsea dan penjualan Nemanja Matic ke Manchester United. Nama pertama akhirnya dilego ke Atletico Madrid akibat sms Conte ke Diego Costa yang menyebutkan bahwa Conte tidak membutuhkannya lagi di tim utama Chelsea FC. Chelsea terpaksa menjual striker yang menjadi pencetak gol terbanyak di musim lalu dengan banderol 58 juta poundsterling. Di saat Chelsea membutuhkan skuad yang merata kemampuannya karena mengahadapi banyak kompetisi, justru Conte mengusirnya. Nama kedua, menjadi kebangkitan Manchester United di awal musim. Gelandang jangkar yang berpostur 1,94 meter ini, punya peran yang sangat vital setelah pindah ke klub rival Chelsea, Manchester United.

Kesalahan kedua adalah pengganti pemain-pemain yang dibeli oleh Chelsea pada musim ini tidak sebanding dengan dengan pemain yang sudah keluar. Pemain-pemain tersebut di antaranya adalah Alvaro Morata dari Real Madrid, Antonio Rudieger dari AS Roma, Timoe Bakayoko dari AS Monaco, Davide Zapacosta dari Torino, dan Dany Drinkwater dari Leicester City. Hanya Alvaro Morata yang sudah teruji di beberapa klub dan populer dari sekian pemain yang dibeli oleh Chelsea. Alvaro Morata pun tidak langsung nyetel, ia sempat mengalami kesulitan di awal-awal musim bersama Chelsea.

Penulis menyoroti posisi striker, karena di pos tersebut hanya ada Morata dan Mitchi Batsyuayi. Idealnya ada tiga atau empat orang di posisi tersebut dengan beban kompetisi yang dihadapi Chelsea saat ini. Jika di bursa transfer bulan Januari setidaknya Chelsea bisa mendapatkan satu striker lagi, tentu ini bisa menjadi harapan Chelsea bisa memenangi trofi. Rumornya, Chelsea akan berusaha mendapatkan Edinson Cavani dari Paris Saint German (PSG), yang isunya sedang tidak akur dengan beberapa bintang di PSG seperti Neymar Jr. dan Dani Alves.

Belum lama ini juga tersiar kabar Michael Emenalo, Direktur Teknik Chelsea FC mengundurkan diri. Entah karena performa Chelsea yang menurun, atau sebab lain yang menjadi motivasi pengunduran diri Emenalo. Karena selama ini memang Emenalo bertanggung jawab terhadap aktivitas transfer jual-beli pemain Chelsea. Berita ini kabar gembira atau kabar buruk, pastinya Chelsea harus segera mencari penggantinya.

Selain itu Chelsea harus menambal beberapa pos yang lain. Selain posisi striker, sebenarnya Chelsea punya pekerjaan rumah pelapis Marcos Alonso di bek kiri, pria Spanyol tersebut belum punya pelapis yang sepadan. Semoga Conte bisa menyadari kesalahannya dan segera berbenah di bursa transfer Januari 2018, sembari terus menjaga asa kemenangan di kompetisi-kompetisi yang dilakoni oleh Chelsea.[]

Tinggalkan Komentar