Jakarta, jurnalpublik.com – Aplikasi percakapan Whatsapp kembali menjadi perbincangan jagat maya di tanah air, pasalnya whatsapp kini telah diperbaharui dengan fitur GIF untuk pengayaan emoticonnya. GIF yang disediakan whatsapp berupa foto bergerak menyerupai video dengan durasi selama 6 detik. Whatsapp menyertakan search engine atau Giphy yang bisa membantu pengguna untuk mencari GIF yang diinginkan, persoalan muncul ketika pengguna bisa mendapatkan konten porno dari search engine tersebut. Hal serupa juga ditemukan di media sosial Facebook.

“Jika menggunakan hukum di Indonesia, jelas Wathsapp dan Facebook melanggar Pasal 27 ayat (1) UU ITE mengatur larangan mendistribusikan, mentransmisikan, dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan. Juga melanggar Pasal 4 ayat (1) UU 44/2008 mengenai penyediaan konten pornografi. Sudah dua pasal ya. ” ujar Zahra, Ketua Umum Corps Puteri Muslimin (COPMI)

Karena Whatsapp dan Facebook tidak berdomisili di Indonesia sehingga tidak bisa dikenakan hukum yang ada , Copmi akan mengambil langkah menyurati pihak Facebook dan Whatsapp untuk menghapus konten tersebut Berbagai pihak termasuk Kominfo juga telah berupaya melakukan hal serupa.

 

Tinggalkan Komentar