Jakarta, Jurnalpublik.com – Prostitusi merupakan masalah klasik masyarakat yang tak hanya merusak tatanan kehidupan .Tapi juga mengancam kesehatan masyarakat. Ketua Umum Gema Keadilan DKI Jakarta , Noval Abuzar mengatakan bahwa prostitusi berkembang pesat serta cenderung tidak terdengar.

“Prostitusi kini, tak lagi melulu soal keinginan bertahan hidup. Cakupan kegiatan lendir itu kini sudah melebar menjadi pola hidup atau life style. Makanya, tak heran kadang kita temui mereka-mereka yang berkecimpung dalam kegiatan tersebut berasalan hanya soal life style. Gengsi. Dan kadang pun soal status sosial.” ujar Noval

Lanjut Noval, tidak mungkin membangun kota dengan cita cita luhut jika harus berdampingan erat dengan prostitusi.  Menurut politisi PKS ini, Prostitusi, apapun bentuknya, apapun niatnya, harus ditutup.

Terkait dengan informasi senin (30/11) mengenai Hotel yang di duga sebagai simbol prostitusi kelas atas Alexis resmi tak diperpanjang izinya oleh Gubernur DKI yang baru, Anies Baswedan, Gema Keadilan DKI Jakarta mengambil sikap dukungan terhadap kebijakan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Gema Keadilan DKI Jakarta juga meminta kepada seluruh warga DKI Jakarta turut memberikan dukungan moril kepada jajaran Pemprov DKI untuk dapat melakukan hal serupa kepada praktik-praktik serupa. Serta meminta kepada pengelola Alexis untuk tetap setia mematuhi perturan perundang-undangan yang berlaku. [Red]

Tinggalkan Komentar