Jakarta, Jurnalpublik.com – Terkait masih ditahannya Dua orang Pimpinan Mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa Evaluasi 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK  di Polda Metro Jaya. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Mendesak Polisi segera membebaskan mereka.

Ketua Umum PP KAMMI Kartika Nurrakhman Mendesak Polisi segera membebaskan Mahasiswa yang masih ditahan di polda metro jaya dan memulangkanya kekampus masing-masing.

“Mahasiswa yang masih ditahan saat melakukan Aksi  evaluasi 3 tahun  Pemerintahan Jokowi- JK di depan istana, harus segera dibebaskan sehingga mereka bisa melanjutkan proses akademik di kampus masing – masing” tegas Kartika

Sementara itu Riko P. Tanjung selaku ketua Kebijakan Publik PP KAMMI mengatakan  bahwah aksi yg dilakukan mahasiswa di depan istana dalam rangka menagih janji kampanye Pemerintahan Jokowi-JK sesuatu yang mulia dan patut di apresiasi.

“seharusnya pemerintah menerima dengan tangan terbuka  rekomendasi-rekomendasi yang mereka berikan. Karena mahasiswa merupakan penyambung lidah rakyat”  kata riko

Selain itu riko juga menilai  alasan polisi dalam membubarkan & menangkapi pimpinan aksi   karena sudah lewat dari tegat waktu yang di izinkan kurang tepat.

“aksi mahasiswa berlangsung sampai larut malam  dikarenakan menunggu presiden jokowi yang tak kunjung datang. Padahal sebenarnya mereka hanya ingin  menyampaikan evaluasi  terhadap berjalannya pemerintahan selama 3 tahun kebelakang sehingga kedepannya bisa diperbaiki” terangnya

Oleh karena itu Riko  Mendesak rezim dan aparat hukum tidak menjadikan mahasiswa sebagai lawan politik,  tetapi menjadi patner kritis dalam mewujudkan indonesia yang Makmur dan berkeadilan.

Tinggalkan Komentar