Partai Gelora Sumbar

Jakarta, Jurnalpublik.comAnis Matta setidaknya sudah menjawab dua keraguan publik;

Ketika publik ragu dan tidak yakin apakah seorang Anis Matta berani mendirikan partai politik baru dan meninggalkan partai lamanya? Ternyata Anis Matta menjawab keraguan publik, dia berani mendirikan partai baru bersama banyak orang dengan berbagai latar-belakang.

Ketika publik ragu dan tidak yakin apakah Partai Gelora Indonesia yg didirikan Anis Matta mampu mendirikan partai baru dari nol sesuai syarat UU Parpol dengan tingkat kesulitan yang tinggi? Ternyata menjelang Ramadhan kemaren Partai Gelora Indonesia sanggup memenuhi syarat UU Parpol untuk menjadi partai politik resmi terdaftar di Kemenkumham dan sebentar lagi akan disahkan.

Dua keraguan publik ini mampu dijawab oleh Anis Matta dkk, namun keraguan ini tidak berhenti, ada dua keraguan lagi yang dipertanyakan publik; apakah Partai Gelora Indonesia bisa menjadi peserta Pemilu 2024? Apakah Partai Gelora Indonesia sanggup eksis di Pemilu 2024? Untuk menjawab dua hal ini publik harus mengerti terlebih dahulu “roadmap” berdirinya Partai Gelora Indonesia. Dari sini maka secara terstruktur akan terjawab dua keraguan diatas.

ROADMAP

Partai Gelora Indonesia lahir dari rahim narasi Arah Baru Indonesia, dia lahir sejak awal sebagai gerakan pemikiran, gerakan sosial dan sekaligus sebagai gerakan politik. Sejak awal Anis Matta menegaskan hal ini. Artinya Partai Gelora lahir didasari ide dan gagasan besar tentang Indonesia masa depan, yaitu Indonesia menjadi kekuatan 5 besar dunia.

Sekilas ini seperti gagasan yang utopia atau khayalan, bahkan tidak sedikit menjadi bahan nyinyiran. Tapi jika publik merunut rekam jejak pokok-pokok pikiran Anis Matta sejak tahun 1990-an, maka apa yang digagas Anis Matta pada hari ini adalah hasil dari perenungan dan pemikiran panjang.

Anis Matta sering menyebutnya dengan Roadmap. Jadi lahirnya Partai Gelora Indonesia adalah bagian dari roadmap. Gagasan menjadikan Indonesia 5 besar dunia adalah visi besar, atau arah yang dituju sebagai harapan bersama. Kenapa visi besar ini yang dipilih Anis Matta? Karena ini adalah visi yang mempersatukan bangsa. Ditengah ancaman disintegrasi bangsa serta keterbelahan rakyat efek dari pilpres, Partai Gelora Indonesia lahir dengan visi besar yang mempersatukan bangsa. “Memulai dari Akhir” begitu Anis Matta sering menyebutnya.

Menentukan visi besar adalah cara memulai dari akhir, kemudian disusunlah “roadmap” atau peta jalan untuk menuju ke visi besar itu, dan berdirinya Partai Gelora Indonesia adalah bagian terpenting dari roadmap itu. Tujuan atau visi besar, roadmap atau peta jalan serta rute yang akan ditempuh secara integrasi di ibaratkan oleh Anis Matta dengan GPS untuk Indonesia masa depan.

Anis Matta mempersepsi bahwa politik dan demokrasi adalah industri pemikiran, semua harus dimulai dengan pikiran, dengan ide dan gagasan. Tetapi pikiran, ide dan gagasan yang dilandasi dengan pengetahuan bukan dengan prasangka tanpa ilmu. Disinilah kemudian Anis Matta dkk berdiskusi, berdebat dan berdialektika untuk mencari formulasi Indonesia masa depan dan menjadi kekuatan 5 besar dunia.

Jadi Partai Gelora Indonesia dimulai dengan pikiran, ide dan gagasan, bukan hanya berlandaskan dengan pengetahuan saja, tetapi pengalaman mengelola partai puluhan tahun dengan jatuh-bangun juga menjadi bagian dari bangunan narasi, disini pengetahuan bertemu dengan pengalaman. Ide, pengetahuan dan pengalaman, disinilah awal mula Partai Gelora Indonesia melangkah.

Tetapi basis ide, pengetahuan dan pengalaman adalah awal, narasi Arah Baru Indonesia tidak bisa hanya berhenti di ide dan alam pikiran, dia harus berinteraksi dengan publik beserta lingkungan strategisnya, maka lahirlah Gerakan Arah Baru Indonesia sebagai gerakan untuk membangun basis sosial, disinilah ide dan gagasan berinteraksi dengan pikiran-pikiran publik dan situasi masyarakat, Fahri Hamzah secara mumpuni menjadi juru bicara yang komprehensif dan multitalenta dalam hal ini. Dengan mesin dan jaringan politik pada saat itu Fahri Hamzah berhasil memberikan keyakinan kepada publik tentang narasi Arah Baru Indonesia.

Jadi ada produksi ide dan pemikiran kemudian ada juga marketing, maka yang dibutuhkan selanjutnya adalah jaringan distribusi, disinilah Partai Gelora Indonesia berdiri menjadi gerakan politik sekaligus sebagai jaringan distribusi narasi Arah Baru Indonesia.

RELEVAN

Narasi Arah Baru Indonesia akhirnya menyelesaikan cara kerjanya menjadi gerakan pemikiran, sosial dan politik, sekaligus memiliki produk, marketing dan jaringan distribusi. Dengan memahami roadmap ini, maka keraguan publik apakah Partai ini sanggup lolos menjadi peserta pemilu dan eksis di 2024 mudah terjawab. Dua keraguan atau pertanyaan publik ini adalah persoalan marketing dan jaringan distribusi. Tetapi pekerjaan produksi terus berjalan dan selalu mengalami adaptasi-adaptasi agar tetap relevan dengan selera dan keinginan publik.

Untuk bisa menjadi peserta pemilu 2024 maka tahap awal sudah diselesaikan yaitu verifikasi partai politik oleh kemenkumham. Verifikasi ini sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan verifikasi parpol peserta pemilu, yang terpenting adalah syarat-syarat administrasi dan faktualnya terpenuhi. Sedangkan apakah Partai Gelora Indonesia sanggup eksis di Pemilu 2024? Rumus jawabannya cuma satu; RELEVAN.

Anis Matta sering mengulang-ulang istilah ini dalam rapat-rapat partai. Bahwa partai ini harus relevan kalau ingin dipilih rakyat. Relevan antara performance partai dengan selera publik, relevan antara situasi dengan keputusan-keputusan partai, dan juga harus relevan antara pikiran, artikulasi dan tindakan, atau dengan kata lain performance partai harus punya integritas.

Tetapi untuk eksis di Pemilu 2024 tidak terlepas dari regulasi dan lingkungan strategis yang melingkupinya. Di DPR bergulir wacana tentang perubahan jadwal Pemilu, ada beberapa opsi yang muncul ke permukaan dan itu masih melalui dialektika dan perdebatan, namun apapun nanti akhir putusannya maka semua itu akan merubah roadmap dan strategi, sebagai partai baru ini menguntungkan, karena akhirnya semua partai start dari nol. Roadmap dan strategi bisa dimodifikasi dan direvisi menyesuaikan dengan situasi, produksi narasi terus berjalan tanpa henti, jaringan distribusi terus bekerja dan melakukan penguatan dan perluasan jaringan, dan pada ujungnya nanti kita punya mentalitas percaya diri bahwa partai ini lahir untuk kejayaan Indonesia dan siap memimpin Indonesia.

Oleh: Irfanenjo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.