Jakarta, Jurnalpublik.com – Masih banyak keraguan publik tentang Partai Gelora Indonesia dalam banyak aspek; tentang partai nasionalis, partai tengah, menjadi kekuatan 5 besar dunia, oposisi, sikap keummatan dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa dijawab dengan kata-kata dalam pidato dan tulisan, tetapi akan terjawab dengan kerja-kerja yang terencana, terukur dan berorientasi pada solusi.

Semua pertanyaan dan keraguan publik atau kritik dan nyinyiran publik adalah vitamin bagi perjalanan partai ke depan, karena sejak awal partai membuka diri terhadap semua masukan dan kritik. Dialektika dan perdebatan positif adalah gizi bagi sebuah partai baru seperti Partai Gelora Indonesia.

Partai-partai yang punya persepsi Partai Gelora Indonesia sebagai partner dalam membangun bangsa tentunya siap bekerjasama dan berkolaborasi. Jika ada partai-partai yang punya persepsi Partai Gelora Indonesia sebagai kompetitor, maka ayo berkompetisi dengan sehat dan positif dalam ring demokrasi. Jika ada partai yang punya persepsi Partai Gelora Indonesia sebagai musuh, maka luruskan niat, musuh kita bukan sesama bangsa sendiri, tetapi musuh kita adalah kebodohan, kezaliman, korupsi dan semua perilaku yang melawan rasa keadilan, kemanusiaan dan demokrasi.

Lahirnya Partai Gelora Indonesia adalah hasil pergulatan ide dan gagasan perjalanan panjang bangsa Indonesia sejak pra-kemerdekaan, pasca kemerdekaan, orde lama,orde baru dan orde reformasi sampai hari ini. _(Silakan baca buku Gelombang Ketiga karya Anis Matta)_.

Partai Gelora Indonesia lahir dari narasi besar, di rencanakan dengan pertimbangan jangka panjang dan melalui tahapan-tahapan pergulatan pemikiran tentang masa depan Indonesia. Di eksplorasi secara mendalam ketika menentukan platform dan arah partai. Di gerakan oleh orang-orang dengan berbagai macam latar-belakang, agama dan budaya. Dan semua itu bertahap, komitmen dan konsisten akan berinteraksi dengan keinginan dan selera publik. Semoga kehadiran Partai Gelora Indonesia menjadi warna cerah Indonesia dalam menyongsong masa depan yang gemilang.

_Bahwa tidak ada penyesalan, tidak ada keraguan, tidak ada ketakutan sedikitpun yang menyertai langkah kita…Karena awal dan akhir dari semua ini adalah Allah…Karena kita melangkah setelah istikharah._ (Anis Matta)

Oleh: irfanenjo
5 Mei 2020

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.