Yogyakarta, Jurnalpublik.com – “Kita banyak melakukan amal akhirat, tapi karena niatnya hanya bersifat duniawi sehingga yang didapatkan hanya duniawi. Sebagai amil harus meniatkan untuk akhirat, tidak hanya kepentingan duniawi,” papar Ustadz Tulus Musthofa, Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam bedah buku “Amil Zakat Easy Going” karya Nana Sudiana pegiat zakat IZI di Aula Kantor DPD RI Yogyakarta (28/1).

Selain Ustadz Tulus, pembicara lain Junni Dwi Utomo, komisioner BAZNAS DIY mengatakan, “Kesadaran zakat umat Islam di Indonesia masih sekitar 3.4% saja. Sehingga peran amil sangat diperlukan pada saat ini.”

Pembicara utama, Nana Sudiana yang juga penulis bukunya serta Sekretaris Jenderal Forum Zakat mengatakan, “Menjadi amil yang baik, amanah dan profesional ternyata tidak mudah. Diperlukan kesiapan mental dan spiritiual yang memadai sehingga bisa mengemban amanah ini.”

“Menjadi amil tidak cukup hanya bermodal semangat saja, ia juga harus memiliki mental pejuang yang selalu siap berkorban dan mengabdi untuk kebaikan sesama, terutama untuk kalangan masyarakat dhuafa”, tambah Nana Sudiana.[]

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.