Yogyakarta, Jurnalpublik.com – Kamis, 28 November 2019 bertempat di ruang serbaguna gedung DPD RI DIY, BAZNAS DIY menginisiasi forum ukhuwah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.

Ormas Islam sendiri di Yogyakarta jumlahnya cukup banyak, hampir lebih dari 38 ormas. Keberadaan ormas Islam sangat penting dan bisa dioptimalkan perannya, memberikan kontribusi besar terhadap bangsa dan negara, terutama sebagai perekat dalam mempersatukan ummat serta memajukan ummat di tengah kebhinekaan.

Ketua BAZNAS DIY, Dr. Bambang Sutiyoso menyampaikan, pertemuan ini dilatarbelakangi karena saat ini ummat Islam yang mayoritas mudah sekali terjadi gesekan-gesekan karena masalah politik. Sehingga ke depan diharapkan tidak terjadi lagi politisasi ormas yang bermuara ke ummat. Dengan adanya forum BAZNAS DIY berharap bisa mempererat silaturahim dan komunikasi antara umaro, ulama dan ummat. Sehingga dengan bersatunya tiga pilar itu akan memberikan sumbangsih yang besar untuk bangsa dan negara, khususnya di DIY.

Di samping itu peran ormas Islam juga bisa memberikan kontribusi ditegakkannya rukun Islam yg ketiga, yaitu zakat terutama bagi orang-orang kaya (aghniya), karena potensi zakat yang besar di Indonesia mencapai (252 Triliun dan baru terkumpul 8,1 Triliun), atau di DIY (1,2 Triliun, baru terkumpul 83 Miliar). Dengan terhimpunnya zakat, akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan ummat, sekaligus mengurangi kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan ummat.

Secara formal, keberadaan ormas sudah diatur dalam Undang-Undang No. 16 Tahun 2017, yang berisi tentang aturan main bagi ormas yang harus diberlakukan dengan bijak. Kebebasan berserikat berkumpul dan menyampaikan aspirasi dijamin oleh konstitusi, tetapi tetap dalam koridor hukum dan cara yang maruf, bukan dengan hate speech (ujaran kebencian).

Hadir juga dalam forum ini sebagai pemandu dialog, perwakilan dari Biro Bina Mental Spiritual, Bapak Djarot Margiantoro. Perwakilan MUI DIY, Bapak A. Malik Madani.
Perwakilan Kemenag DIY, Bapak Misbahrudin. Ketua BAZNAS DIY, Bambang Sutiyoso. Serta pihak Polda DIY, AKBP Zainal Arifin yang sepakat bahwa ukhuwah ummat Islam harus terus dibangun dengan bingkai kebhinekaan. Sehingga kita tidak lagi berbicara tentang satu golongan tertentu saja dan mengerti betul tentang peran masing-masing dari organisasi kemasyarakatan islam se-Daerah Istimewa Yogyakarta.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.