Jakarta, Jurnalpublik.com – Pernyataan Aria Bima, Politisi PDIP yang meminta agar BEM tidak seperti KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) yang dianggap selalu berfikir negatif dan tidak mendidik dirasa sangat keterlaluan.

“Jangan sampai BEM ini seperti KAMMI, yang hanya bertindak seperti saluran bertindak PKS, yang selalu berpikir konfrontatif dan negatif serta tidak mendidik buat mahasiswa,” kata Aria di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (11/9/2018).

Pernyataan itu disampaikan Aria menanggapi aksi demonstrasi BEM Universitas Islam Riau (UIR), Senin (10/9/2018). Demonstrasi itu dilakukan di DPRD Riau dengan tuntutan agar Presiden Jokowi turun dari jabatannya.

Wakil Ketua Umum PP KAMMI 17-19, Barri Pratama meminta Aria Bima tidak melontarkan tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar dan tidak memiliki bukti terhadap mahasiswa. Mahasiswa bergerak berdasarkan pada kajian rutin, analisis pakar dan hati nurani masyarakat bawah. KAMMI sendiri pun merupakan organisasi kepemudaan yang jauh lebih mencintai Jokowi dibandingkan yang lain, bahkan PDIP sendiri.

“KAMMI bersuara karena KAMMI peduli dengan Jokowi, peduli dengan negara. KAMMI meletakkan Jokowi sebagai Presiden yang harus menyelesaikan seluruh permasalahan negara bahkan tanpa intervensi politik mana pun. KAMMI bahkan tidak pernah melihat Jokowi sebagai petugas partai.” tegas Barri (12/09/2018).

Menurut Barri, sudah selayaknya Jokowi menyelesaikan permasalahan Rupiah yang kian melemah diakibatkan tidak optimalnya kerja tim ekonomi Jokowi. Maka ketika muncul banyak pengingat berupa kritikan dari masyarakat maupun para mahasiswa seharusnya Jokowi bangga. Bukti Jokowi masih dianggap Presiden bukan petugas partai.

“Mahasiswa bersuara sudah sewajarnya, yang tidak wajar itu mahasiswa yang diam dengan segala permasalahan saat ini. Saya justru belum pernah mendengar kontribusi Pak Aria Bima pada bangsa ini, sekali yang saya ingat waktu ramai-ramai berita tahun 2012 waktu itu, hanya saya lupa kasus apa itu, ” imbuhnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.