Anis Matta dalam Agenda Orasi Arah Baru Indonesia, 3 Februari 2018 / Jurnalpublik

Pasca penetepan sembilan Capres RI, oleh Majelis Syuro PKS beberapa waktu lalu, Relawan Anis Matta langsung tancap gas.

Dalam waktu yang relatif singkat, hampir semua provinsi diseluruh Indonesia, sudah memasang spanduk, billboard, dan banner Anis Matta.

Bahkan sekarang sudah merambah kota – kota Kabupaten, hingga ketingkat Kecamatan.

Dimedia online juga tak kalah semaraknya. Akun relawan Anis Matta terus mempromosikan mantan Presiden PKS ini.

Upaya dan kerja keras relawan ini, setidaknya bisa terlihat dari hasil survey Median, menempatkan Anis Matta sebagai Capres terkuat dari basis Islam.

Posisi Anis Matta melampaui tokoh Islam lainya, seperti Tuan Guru Zainul Majdi, Ahmad Heryawan dan Mahfud MD.

Apa yang membuat relawan Anis Matta terus bergerak dan bekerja ?. Jawabanya, karena cinta. Seperti yang dikatakan Anis Matta, dalam bukunya, Serial Cinta.

Seperti angin membadai. Kau tak melihatnya. Kau merasakannya. Merasakan kerjanya saat ia memindahkan gunung pasir di tengah gurun.

Atau merangsang amuk gelombang di laut lepas. Atau meluluhlantakkan bangunan-bangunan angkuh di pusat kota metropolitan.

Begitulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kata tanpa benda. Tak terlihat. Hanya terasa. Tapi dahsyat.

Loyalitas kadang lahir karena cinta, bukan karena perintah. Jika didalam perintah ada cinta, maka akan lahir loyalitas dan keikhlasan.

Sumardi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar Anda!
Silahkan isi nama Anda di sini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.